MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID- Arah politik Surya Baya dan Sugianto Panala Putra pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara (Barut) akhirnya terkuak. Dua tokoh pro perubahan yang pada Pilkada 2024 lalu mendukung pasangan calon nomor urut 1 H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo, kini berbalik mendukung paslon nomor 2 H Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni.
Dukungan Surya Baya dan Sugianto Panala Putra itu terlihat ketika keduanya hadir dalam salah satu acara perkawinan anak Kepala Desa Bukit Sawit, Paning Ragen, Sabtu (21/6). Saat itu, keduanya terlihat kompak dengan mantan Bupati Barut H Nadalsyah Koyem, calon Bupati dan Wakil Bupati Barut Jimmy-Inri serta mantan calon Bupati-Wabup Barut Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya.
Saat berada di panggung hiburan bersamaan H Jimmy Carter memberikan beberapa pernyataan dan memperkenalkan beberapa tokoh yang hadir termasuk Surya Baya dan Sugianto.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga mempelai yang berbahagia yakni keluarga Bapak Paning Ragen,” ucap Jimmy.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kalteng ini pun mengenalkan para tokoh Barut yang hadir di atas panggung, yaitu Cawabup Inriaty Karawaheni, H Nadalsyah Koyem, Sugianto Panala Putra, Suria Baya, Akhmad Gunadi Nalalsyah dan Sastra Jaya.
“Kami mengharapkan dukungan kita semua untuk melanjutkan yang sudah baik untuk Barito Utara semakin maju,” ujar Jimmy diamini Inriaty.
Jimmy juga menyapa warga yang hadir khususnya dari desa tetangga, Desa Pandran Permai, Tawan Jaya dan desa lainnya. Termasuk para tamu yang datang dari Muara Teweh maupun kecamatan lainnya.
Cabup dan Cawabup Barut Jimmy-Inri memiliki 10 program unggulan. Di antaranya, meningkatkan layanan kesehatan melalui pemerataan ketersediaan tenaga medis, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di rumah sakit, Puskesmas dan Pustu. Selain itu, meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, melaksanakan program JKN dengan memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.
Seperti diketahui, dalam konstelasi Pilkada baik pada 27 November 2024 maupun PSU tanggal 22 Maret 2025, Koyem dan Suria Baya berbeda dukungan. Tapi kini semuanya tampak akrab kembali dan saling memberikan dukungan dalam PSU yang akan digelar 6 Agustus 2025 mendatang.
Disambut Warga Gunung Timang
Puluhan warga Desa Jaman, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, menghadiri kampanye dialogis pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barut nomor urut 1, Shalahuddin-Felix, Minggu (22/6).
Warga antusias dalam mendengar langsung visi dan misi pasangan calon dalam Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada.
Salah satu warga, Rodiah, mengungkapkan bahwa dirinya bersama warga lainnya telah menunggu sejak pagi demi bisa bertatap muka langsung dengan calon bupati.
“Dari jam 9 pagi kami menunggu, tetapi kami tetap bertahan di sini karena ingin tahu program-program pasangan Shalahuddin-Felix,” kata dia.
Dalam kampanye dialogis ini, Cabup Barut Shalahuddin didampingi Ketua Tim Pemenangan H Gogo Purman Jaya menyampaikan sejumlah progam prioritas.
Shalahuddin menegaskan, pembangunan daerah harus berkeadilan dan melibatkan masyarakat secara aktif dengan dimulai dari ketersediaan lapangan kerja yang sesuai potensi wilayah.
“Salah satu ciri masyarakat sejahtera adalah adanya lapangan kerja yang sesuai dengan potensi wilayah dan kapasitas sumber daya manusia lokal. Ada daerah yang ekonominya tumbuh, tetapi masyarakatnya tetap miskin karena tidak dilibatkan dalam pembangunan,” jelasnya.
Ia mengatakan, paslon ‘S1F’ akan fokus pada program pelatihan kerja, terutama bagi warga yang tidak atau kurang memiliki keterampilan.
Tak kalah penting pendidikan gratis, beasiswa pendidikan dan kesehatan, pengembangan sektor perkebunan dan pertanian, serta infrastruktur.
Mantan Kadis PUPR Kalteng ini menyebutkan, potensi perkebunan di wilayah Barito Utara sangat besar, tetapi terkendala oleh tata ruang yang masih didominasi kawasan hutan eks KPH.
“Tentu ini akan kita perjuangkan nanti. Kita berharap nanti kita bisa seperti sepadan dengan wilayah tengah dan wilayah barat,” ucapnya.
Shalahuddin menyampaikan, dirinya telah mengakhiri masa tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) demi maju di PSU Pilkada.
“Sebenarnya masa kerja saya masih enam tahun lagi. Tapi saya terpanggil untuk kembali dan membangun kampung halaman,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan akan melanjutkan visi, misi, dan program pasangan Gogo-Helo yang sudah digagas sebelumnya.
“Kalau ibu-ibu melihat foto saya, itu sama saja seperti melihat Pak H. Gogo. Karena apa yang beliau cita-citakan, akan saya lanjutkan bersama Pak Felix,” tandasnya. c-old





