PENDIDIKAN

HARI KEDUA SPMB -Ada Wali Murid Bingung Daftar Sistem Online

48
×

HARI KEDUA SPMB -Ada Wali Murid Bingung Daftar Sistem Online

Sebarkan artikel ini
HARI KEDUA SPMB -Ada Wali Murid Bingung Daftar Sistem Online
PENDAFTARAN- Suasana wali murid mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Palangka Raya. Inset Kepala SMAN 1 Palangka Raya Arbusin FOTO TABENGAN/RAHUL

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 di Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah memasuki hari kedua sejak dibuka, Senin (23/6). Beberapa wali murid mengaku ada yang terbantu dengan pendaftaran sistem online, namun ada juga yang masih menemukan kendala saat melakukan pendaftaran online.

SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 telah diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

SPMB 2025 ini lebih banyak menggunakan sistem daring atau online untuk memudahkan pendaftaran. Meski begitu, masih ada wali murid yang masih mengalami kendala karena kikuk atau canggung.

Satu di antaranya, Naira (34), warga Pahandut Seberang, Palangka Raya. Dia mengakui, beberapa kali gagal ketika mengupload persyaratan mendaftar secara online. Selain itu, Naira juga masih bingung dengan jalur pendaftaran pada SPMB 2025 ini.

“Karena ada jalur domisili, afirmasi, dan lainnya, jadi bingung memilihnya,” ungkap Naira saat diwawancarai Tabengan di SMAN 1 Palangka Raya, Selasa (24/6).

Perbedaan cara mendaftar pada SPMB 2025 ini, juga dirasakan oleh Maulida (23). Ia mesti datang ke sekolah langsung dan mencari informasi terkait pendaftaran untuk sepupunya.

Maulida menyebut, keluarganya belum begitu mengerti bagaimana cara mendaftar sekolah pada SPMB 2025.

“Jadi tadi baru tahu juga kalau penutupan tanggal 26 Juni ini, jadi mepet juga persiapannya. Selain itu, domisili juga menjadi kendala sepupu saya untuk mendaftar di SMA N 1 Palangka Raya. Karena rumahnya di Jalan Tjilik Riwut kilometer 4, jadi mendaftar jalur reguler,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Darmawati (45) mengatakan, pendaftaran sistem online SPMB ini memudahkan dirinya karena tidak perlu repot ke sekolah cukup dirumah.

“Pendaftaran SPMB sistem online ini cukup memudahkan, karena jadi bisa dari rumah untuk daftar. Anak saya juga rencana daftar di SMAN 1 aja, dipilih cuma satu karena memang kepengennya disini,” jelasnya kepada Tabengan.
Ia juga menyebut memakai sistem masuk domisili karena ia tinggal di Jalan Pinus dan dekat dengan SMAN 1. Ia juga berharap anaknya bisa diterima di SMAN 1 Palangka Raya.

“Semoga bisa keterima masuk di sini (SMAN 1 Palangka Raya), dan masuk di jurusan yang diinginkan dia juga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palangka Raya Arbusin mengungkapkan, pihaknya telah menyediakan posko informasi bagi wali murid yang masih kebingungan dengan SPMB 2025.

Arbusin menjelaskan, bagi wali murid yang hendak mendaftarkan peserta didik ke SMA N 1 Palangka Raya, cukup dengan mengklik tautan yang telah disediakan Disdik Kalteng.

Menurut Arbusin, antusias calon peserta didik mendaftar di SMAN 1 Palangka Raya cukup besar. Disdik Kalteng memberikan kuota sebanyak 12 rombongan belajar (rombel) untuk SMAN 1 Palangka Raya.

“Satu rombelnya berjumlah 40 orang, jadi ada 480 orang yang diterima,” jelasnya.
Arbusin menegaskan, sesuai dengan imbauan Disdik Kalteng, pihaknya tak memungut biaya selama pendaftaran.

“Tidak ada pungutan untuk calon peserta didik, sampai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) semuanya gratis,” imbuhnya.

Untuk saat ini sampai dengan hari kedua sudah ada sekitar 250 lebih calon siswa siswi baru yang sudah mendaftar di SMAN 1 Palangka Raya.

Sebelumnya, Sekretaris Disdik Kalteng Safrudin mengatakan, pihaknya menyediakan kanal pengaduan guna memantau dan memastikan pelaksanaan SPMB 2025 berjalan lancar.

Safrudin menyebut, masyarakat bisa menyampaikan keluhan atau bertanya terkait SPMB di kanal tersebut.

“Disdik Provinsi melakukan pemantauan, serta menyiapkan kanal aduan untuk memastikan SPMB berjalan lancar dan sesuai rehulasi,” tandasnya. rmp