DPRD PROV. KALTENG

DPRD Kalteng Akan Panggil PT MUTU

15
×

DPRD Kalteng Akan Panggil PT MUTU

Sebarkan artikel ini
DPRD Kalteng Akan Panggil PT MUTU
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Bambang Irawan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Perusahaan tambang PT PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) yang berlokasi di Kabupaten Barito Selatan diduga telah mencemari lingkungan sekitar, khususnya sumber air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di 4 desa.

Warga dari Desa Muara Singan, Luwir, Bipak Kali, dan Patas I di Kecamatan Gunung Bintang Awai meluapkan kekecewaan mereka dengan melakukan pemortalan jalan tambang milik perusahaan tersebut.

Aksi warga ini dipicu oleh kondisi sungai yang sudah tercemar sejak tahun 2021 lalu dan hingga kini belum mendapat penanganan yang memadai. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Bambang Irawan menegaskan, persoalan ini menjadi perhatian serius pihaknya dan meminta dinas teknis segera mengambil tindakan.

“Ini harus ditindaklanjuti oleh pihak terkait, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” kata Bambang Irawan saat dimintai tanggapan, Selasa (24/6).

Ia menegaskan, DPRD tidak ingin persoalan pencemaran lingkungan ini berdampak semakin luas terhadap masyarakat. Ia juga mengingatkan agar perusahaan lain yang beroperasi di Kalteng dapat menjaga komitmen terhadap lingkungan sekitar.

“AMDAL dan segala kewajiban harus tetap mereka jaga dan evaluasi,” tegasnya.

Menurutnya, Komisi II DPRD Kalteng akan segera berkoordinasi dengan DLH untuk memanggil manajemen PT MUTU dalam waktu dekat.

“Kita pastikan Komisi II akan koordinasi dengan DLH untuk memanggil pihak perusahaan PT MUTU,” ucap Bambang.

“Kita juga akan review apa saja tindakan mereka dalam menanggulangi peristiwa ini. Kita akan usulkan dalam forum Komisi II sebagai sesuatu yang menurut kita urgen dan harus menjadi skala prioritas,” lanjutnya.

Sebagai bentuk pengawasan, lanjut Bambang, Komisi II siap melakukan berbagai opsi seperti rapat dengar pendapat (RDP) maupun kunjungan langsung ke lapangan.

“Harus kita kunjungi, kalau tidak RDP, kita surati untuk datang ke sini. Saya pikir ini urgen karena telah mencemari lingkungan,” tutupnya. jef