TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Puluhan karyawan PT SIS nyaris menjadi korban keracunan makanan dalam sebuah insiden yang terjadi pada Selasa (8/7) malam.
Insiden ini terjadi saat persiapan makan bagi karyawan shift kedua. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, makanan yang hendak dibagikan di Km 35 Kecamatan Benua Lima, tercium mengeluarkan bau tidak sedap. Beruntung, pihak vendor katering menyadari kondisi tersebut sebelum makanan sempat dibagikan kepada para karyawan.
Vendor langsung mengambil langkah cepat dengan menarik seluruh makanan yang dianggap tidak layak konsumsi dan menggantinya dengan makanan baru yang aman dikonsumsi.
Kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban. Tidak ada satu pun karyawan yang sempat mengonsumsi makanan yang terindikasi rusak tersebut, sehingga tidak ada laporan mengenai gejala keracunan atau gangguan kesehatan.
Hal seperti ini harus menjadi evaluasi secara menyeluruh oleh pihak perusahaan maupun vendor katering guna memastikan standar keamanan dan kualitas makanan tetap terjaga di kemudian hari.
Salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur atas kecepatan respons dari pihak katering.
“Untung cepat ketahuan. Kalau tidak, bisa-bisa banyak yang masuk rumah sakit,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (9/7).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT Saptaindra Sejati terkait insiden tersebut.
Sementara itu pihak PT SIS ketika dikonfirmasi via WA sempat menyahut, namun ketika diminta klarifikasinya tidak menjawab lagi.
Sementara itu, Kapolsek Benua Lima Iptu Rabin Agusta saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan.
“Tidak ada laporan terkait adanya keracunan makanan,” ujarnya singkat.c-pea





