-
Spirit Kalteng

Pelaksanaan PEDA KTNA XIV Kalteng di Kobar  Pada Bulan Agustus 

56
×

Pelaksanaan PEDA KTNA XIV Kalteng di Kobar  Pada Bulan Agustus 

Sebarkan artikel ini
-
Ket Foto
Demplot percontohan yang disiapkan oleh Dinas Pertanian Kobar untuk kegiatan PEDA KTNA XIV Kalteng di Kabupaten Kobar.
Pangkalan Bun/Tabengan.co.id – Pelaksanaan kegiatan Pekan Daerah (Peda) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kotawaringin Barat di tunda , yang awalnya akan di laksanakan pada tanggal 21 – 27 Juli 2025, menjadi tanggal 1 – 7 Agustus 2025.
Kepala Dinas Pertanian Kobar Kris Budi Hastuti mengatakan penundaan tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi Pekan Daerah (PEDA) XIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 10 Juli 2024 diAula Sangga Banua Kantor Bupati Kotawaringin Barat, yang diikuti oleh seluruh perwakilanKabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah.
“Berdasarkan rapat tersebut maka untuk tanggal pelaksanaan PEDA XIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang semula direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 27 Juli 2025, ditunda pelaksanaannya menjadi tanggal 1 – 7 Agustus 2025 di Kabupaten Kotawaringin Barat, dimana pusat kegiatan nantinya akan di laksanakan di kawasan Sport Center,” ujar Kris Budi Hastuti,  Kamis (17/7).
Kris Budi Hastuti menjelaskan juga bahwa pada kawasan Sport Center di atas lahan 1 hektar telah di bangun demplot percontohan baik tanaman maupun peternakan, dimana pada prinsipnya sejak penunjukan Kobar sebagai tuan rumah pelaksanaan PEDA KTNA XIV pemerintah daerah Kobar telah mempersiapkan sarana prasarana untuk kesuksesan acara tersebut.
“Di lahan seluas 1 hektar itu telah ditanam jenis tanaman pangan seperti pagi  jagung ,kacang dan ubi jalar, selain itu juga tanaman hortikultura ada 10 jenis tanaman, dan juga lahan untuk percontohan pengembangan peternakan seperti ayam, kelinci dan bebek,” ujar Kris Budi Hastuti.
Kemudian lanjutnya juga Dinas Pertanian Kobar telah mengembangkan juga tanaman dengan modal pemanfaatan pekarangan, dimana tanaman tersebut dikembangkan dalam polibag maupun tanaman vertikal.
Dimana menurutnya, metode tanaman vertikal ini menggunakan sistem vertikal pada dinding atau struktur tegak lainnya atau tanaman yang bukan di tanam pada tanah datar. Metode  ini sangat cocok untuk area terbatas .
“Kegiatan PEDA KTNA Tingkat Provinsi ini sangat penting karena kegiatan ini merupakan momentum mempertemukan para petani dan nelayan, melalui kegiatan ini pun menjadi ajang berbagi informasi pengalaman maupun bertukar informasi teknologi di sekitar Pertanian maupun peternakan,” ujar Kris Budi Hastuti.
Lanjutnya juga, kegiatan PEDA KTNA Tingkat Kalteng sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar petani dan nelayan, sehingga dengan adanya sinergritas yang kuat akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta , dimana KTNA pun sebagai wadah komunikasi serta kerjasama antara petani, nelayan dan pemerintah. (Yulia)
-
-
-