-
Spirit Kalteng

Anggota DPR RI Andina Narang Bantu Korban Banjir Kapuas

68
×

Anggota DPR RI Andina Narang Bantu Korban Banjir Kapuas

Sebarkan artikel ini
PEDULI BANJIR- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dapil Kalteng Andina Thresia Narang, mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Kapuas. FOTO ISTIMEWA
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Kapuas, terutama di Kecamatan Mandau Talawang, telah memicu berbagai pihak untuk memberikan bantuan. Salah satu yang menunjukkan kepeduliannya adalah Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang.

Andina turut turun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir serta menunjukkan komitmen dan peran serta legislatif dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Sejak banjir mulai merendam desa-desa seperti Desa Tumbang Manyarung dan Desa Karetau Manta’a pada Rabu (20/8), Andina bersama relawan setempat bergerak cepat. Ia menginisiasi distribusi kebutuhan pokok seperti beras, indomie, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya yang sangat dibutuhkan warga untuk bertahan menghadapi kondisi sulit ini.

Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, Andina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat. Bantuan disalurkan secara bertahap ke 8 desa terdampak, termasuk Desa Lawang Tamang, Desa Tumbang Bukoi, dan Desa Tumbang Tihis.

Andina menyatakan bahwa momen bencana ini harus dimanfaatkan sebagai waktu untuk memperkuat solidaritas dan saling membantu. “Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga terdampak banjir,” ujarnya dalam wawancara di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan menyampaikan, banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan ketidakmampuan sungai menampung aliran air yang meluap. Akibatnya, banyak rumah yang terendam mulai dari 30 cm hingga 300 cm.

Dijelaskan Pangeran, saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, sebanyak 11 rumah dikabarkan terseret arus deras. Beberapa warga bahkan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara menunggu bantuan datang.

Akses ke lokasi banjir menjadi kendala utama. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kapuas harus menjalani perjalanan yang cukup panjang dan menyesuaikan jalur, dari jalur darat yang tergenang air hingga menggunakan jalur sungai untuk menjangkau lokasi.

Meski begitu, BPBD Kapuas terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi meluasnya penyebaran banjir karena curah hujan yang masih tinggi dan aliran sungai yang berpotensi meluap lebih jauh. Warga juga diminta untuk melaporkan setiap perubahan kondisi di sekitar mereka kepada pihak berwenang.

Kepedulian Andina ini menjadi contoh nyata bahwa peran legislatif tidak hanya sebatas pengesahan kebijakan, tetapi juga aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat. Diharapkan, aksi seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta membantu rakyat yang sedang menghadapi bencana alam.

Dampak bencana ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan aksi nyata adalah kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Dengan adanya bantuan dari anggota legislatif yang peduli, diharapkan masyarakat bisa lebih kuat dan siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa depan. ist

 

 

-
-
-