PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) termasuk Kota Palangka Raya, masih berpotensi diguyur hujan dalam sepekan ke depan.
Prakirawan BMKG, Ika Priti menjelaskan, kondisi atmosfer pada 12–18 September 2025 menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan akibat pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada di fase 2, serta belokan angin dan konvergensi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kalteng.
“Untuk wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya, secara umum cuaca berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah. Namun, khusus pada 13 September hanya berpotensi hujan ringan,” jelas Ika Priti, Jumat (12/9).
Tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya berkisar antara 1010 hingga 1014 hPa. Arah angin di bagian utara Indonesia cenderung bertiup dari Timur hingga Barat, sementara di wilayah selatan Indonesia angin dominan dari arah Barat Laut menuju Barat Daya.
“Suhu udara di Kalteng berkisar antara 22°C-32°C, dengan tingkat kelembaban mencapai 60%-100%. Angin di wilayah Kalteng umumnya bertiup dari Tenggara ke Utara dengan kecepatan rata-rata 5-15 km/jam,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir maupun angin kencang di beberapa wilayah.
“Kami sarankan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca harian agar lebih siap menghadapi perubahan cuaca,” tutupnya. dte





