-
Hukrim

Polresta Tes Urine Napi dan Pegawai Lapas Perempuan

59
×

Polresta Tes Urine Napi dan Pegawai Lapas Perempuan

Sebarkan artikel ini
TES URINE-Personel Siddokes Polresta Palangka Raya melakukan tes urine kepada WBP Lapas Perempuan. FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba kembali dilakukan. Sidokkes Polresta Palangka Raya menggelar pemeriksaan urine bagi pegawai dan warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Kamis (2/10).

Kegiatan dipimpin oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, bersama tim pelaksana Ahmad Muhlisin dan Briptu Ridha Anisya Puteri. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lapas.

Kasidokkes menjelaskan, pemeriksaan urine menjadi salah satu bentuk deteksi dini yang rutin dilaksanakan. “Selain tes urine, kami juga memberikan edukasi tentang bahaya narkotika serta mengimbau seluruh pihak di lapas untuk terus menjauhi penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Tes dilakukan menggunakan alat cek tujuh variabel yang dapat mendeteksi berbagai jenis zat terlarang. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak lima pegawai lapas dan sepuluh warga binaan yang menjadi peserta seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Hasil tersebut menjadi bukti komitmen bersama antara pihak kepolisian dan lembaga pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan lapas yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba. Tidak hanya sekadar pengawasan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan dan pencegahan secara berkelanjutan.

Selain melakukan tes urine, petugas juga menyampaikan materi edukasi mengenai bahaya narkotika serta dampaknya terhadap kesehatan maupun masa depan individu. Penyuluhan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran, baik bagi pegawai sebagai pengawas maupun bagi warga binaan yang tengah menjalani pembinaan.

Dengan upaya preventif ini, Polresta Palangka Raya menegaskan akan terus bersinergi dengan pihak lapas dan instansi terkait. Harapannya, langkah pengawasan yang konsisten dapat mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bersih dari narkotika. ist

 

 

-
-
-