Pangkalan Bun/Tabengan.co.id – Desa Sabuai Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, salah satu desa yang dinilai dalam kegiatan Penilaian desa Percontohan Anti korupsi tahun 2025, kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bersama Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dimana kegiatan Penilaian dilaksanakan di Aula Kantor desa Sabuai Kecamatan Kumai yang dihadiri Sekretaris Daerah Kobar Rody Iskandar, Inspektur Kobar Isno Pandowo, tim penilai dari Provinsi Kalimantan Tengah dan hadir juga masyarakat serta jajaran perangkat desa Sabuai.
Sekda Kobar Rody Iskandar menyampaikan sesuai tema dalam kegiatan Penilaian desa Percontohan Anti korupsi yakni ” menciptakan pemerintahan dan masyarakat desa yang berintegritas demi mewujudkan desa anti korupsi “, dimana untuk mewujudkan semuanya harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
” Desa Sabuai ini merupakan desa terbaik tingkat Nasional, untuk mendapatkan predikat ini bukanlah mudah, samahalnya saat ini desa Sabuai Masuk sebagai desa percontohan anti korupsi, kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai Provinsi Kalimantan Tengah, dan keikutsertaan Desa Sabuai ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah Kobar dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas, ” Ujar Sekda Kobar Rody Iskandar, Selasa (4/11).
Dimana lanjut Rody Iskandar, desa merupakan ujung tombak pelayanan publik, karena itu,seluruh perangkat desa harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, selain itu Pengelolaan tata pemerintahannya pun haruslah memiliki nilai integritas yang tinggi.
” Program desa anti korupsi ini bukan hanya untuk memenuhi administrasi saja, akan tetapi menjadi gerakan bersama membangun kekuatan mewujudkan desa anti korupsi dari segala lini terdepan pemerintahan, ” Ujar Sekda.
Dan lanjut Sekda, diharapkan juga desa Sabuai ini menjadi barometer atau motivasi bagi desa desa lainnya yang ada di Kobar dalam menegakan nilai akuntabilitas, transparansi serta partisipasi masyarakat yang aktif mendukung program desa anti korupsi.
Sementara itu kepala desa Sabuai Tohari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah daerah Kobar yang telah memberikan kepercayaan desanya sebagai perwakilan calon desa percontohan anti korupsi.
” Saat ini nilai kami diangka 89, sementara kami harus mencapai angka 90, dimana kami berusaha memenuhi indikator Penilaian sebagai desa percontohan, kami merasa terhormat dan bangga karena desa kami mewakili Kobar sebagai calon desa percontohan anti korupsi, ini sebagai acuan bagi kami untuk meningkatkan kembali pengelolaan tata pemerintahan desa sesuai dalam indikator Penilaian, ” Ujar Tohari. (Yulia)





