KUALA KURUN/TABENGAN.CO.ID – Upaya Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan kembali mendapat wujud nyata. Salah satunya melalui peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rangan Tate yang diresmikan langsung oleh Bupati Jaya Samaya Monong.
Acara ini dihadiri pimpinan perangkat daerah terkait atau yang mewakili, camat, lurah, kepala desa, perwakilan Bank Kalteng dan Bank BNI, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya, Kamis (13/8).
Dengan diresmikannya koperasi tersebut, diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Koperasi Merah Putih Rangan Tate menjadi bagian dari 127 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di Kabupaten Gunung Mas. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, terutama di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui koperasi, diharapkan tumbuh semangat gotong royong, kemandirian ekonomi, dan peningkatan daya saing produk lokal.
“Dengan koperasi, kita ingin mendorong penguatan ekonomi desa dan kelurahan, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru,” ucap Bupati.
Ia menjelaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih juga sejalan dengan lima pilar Program Tambun Bungai, yang menjadi branding pembangunan Kabupaten Gunung Mas periode 2025–2030. Ia menambahkan, program ini bukan hanya simbol tekad pembangunan, tetapi juga langkah strategis untuk mewujudkan Gunung Mas yang maju, sehat, cerdas, mandiri, dan bermartabat.
Bupati Jaya juga berharap Koperasi Merah Putih Rangan Tate dapat memainkan peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui berbagai unit usaha, antara lain gerai sembako, toko obat, pangkalan LPG, gerai pupuk, logistik, pulsa, penyemaian benih, layanan transaksi perbankan, hingga unit simpan pinjam.
Menurutnya, diversifikasi usaha ini menjadi kunci agar koperasi dapat bertahan, berkembang, dan memberi manfaat maksimal bagi seluruh anggota maupun masyarakat luas.
“Semakin banyak unit usaha yang berjalan, semakin besar pula peluang koperasi untuk menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” ujarnya.
Peresmian ini juga menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi. Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi diyakini mampu menjadi instrumen nyata dalam pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Dengan lahirnya Koperasi Merah Putih Rangan Tate, Pemkab Gumas berharap tercipta ekosistem ekonomi yang kokoh, berkelanjutan, dan inklusif.
“Koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, semangat gotong royong, dan tekad bersama membangun daerah demi masa depan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.c-hen











