-
DINAS PERKEBUNAN KALTENG

Teras Narang Apresiasi Platform Digital Disbun Kalteng

40
×

Teras Narang Apresiasi Platform Digital Disbun Kalteng

Sebarkan artikel ini
Agustin Teras Narang
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng, baru-baru ini, membangun komitmen untuk melakukan digitalisasi penerimaan tenaga kerja melalui platform Dayakerja.ID, yang diharapkan dapat memperkuat sistem pendataan dan penyerapan tenaga kerja sektor perkebunan.

‎‎”Saya meminta agar nota kesepahaman kedua belah pihak, tidak saja terkait sinkronisasi data pekerja dan dukungan atas platform digital itu sendiri. Lebih jauh, kedua belah pihak mesti membangun sistem yang dapat memfasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal, agar dapat diprioritaskan bekerja di sektor perkebunan yang ada di Kalteng,” kata Agustin Teras Narang, Anggota DPD RI Dapil Kalteng, dalam keterangannya, Senin (24/11).

‎Menurut Gubernur Kalteng periode 2005-2015 tersebut, hal ini pekerjaan rumah pemerintah daerah, terutama dalam membangun formula kolaborasi pemberdayaan tenaga kerja lokal. Melalui platform digital dapat memetakan kebutuhan tenaga kerja perkebunan selama ini, apa saja dan bagaimana kebutuhan keterampilan yang diperlukan.

“Dengan demikian, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perkebunan, Lembaga Pendidikan, hingga Perusahaan dapat bersinergi membangun pelatihan keterampilan hingga terwujudnya akses lapangan kerja bagi warga Kalteng,” ungkap Bapak Pembangunan Kalteng.

‎Teras Narang berharap platform digital dari Dinas Perkebunan akan sampai ke arah integrasi penyiapan kapasitas tenaga kerja lokal. Sebab adanya peluang kerja dari perusahaan, tanpa kesiapan dan kapasitas tenaga kerja lokal, tidak akan berdaya guna untuk mengoptimalkan penyerapan dari daerah.

‎‎”Saya mengapresiasi langkah setiap pihak yang mau berbenah untuk kebaikan Kalteng. Terlebih mereka yang berbenah dengan terarah dan berkemanfaatan untuk pemberdayaan tenaga kerja lokal guna kesejahteraan dan kemajuan daerah. ‎Kalau bukan kita, siapa lagi? ‎Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” pungkasnya. ist

 

-
-
-