PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Anggota DPRD Palangka Raya Arif M Norkim, mengungkapkan salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh Pemko yakni persoalan kemiskinan dan rendahnya tingkat kemandirian ekonomi keluarga.
Menurut Arif, walau berbagai program pembangunan telah digulirkan, dampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat di lapisan bawah. Ia mendorong pemerintah agar mengambil langkah konkret, terutama dalam memperkuat sektor UMKM, memberikan pelatihan keterampilan, serta memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.
“Kemiskinan bukan hanya soal penghasilan rendah, tapi juga minimnya akses dan kesempatan masyarakat untuk mandiri secara ekonomi. Ini harus menjadi fokus pemerintah,” ujarnya belum lama ini.
Lebih dari sekadar masalah penghasilan, Arif menilai kemiskinan juga dipicu oleh terbatasnya akses terhadap peluang ekonomi yang adil dan merata. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang mendukung pertumbuhan wirausaha lokal dan penciptaan lapangan kerja. nws





