DPRD PALANGKA RAYA

Bedah Rumah Solusi Nyata untuk Warga Miskin

15
×

Bedah Rumah Solusi Nyata untuk Warga Miskin

Sebarkan artikel ini
Bedah Rumah Solusi Nyata untuk Warga Miskin
Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya Khemal Nasery

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya Khemal Nasery, menegaskan bahwa program bedah rumah yang digagas oleh Wali Kota Fairid Naparin bukanlah pengadaan rumah baru, melainkan bentuk peningkatan kualitas hunian bagi warga yang sudah memiliki rumah namun dalam kondisi tidak layak.

“Artinya program bedah rumah itu harus menyasar kepada warga yang memang memiliki rumah itu. Bukan mereka yang sedang menyewa atau mengontrak rumah,” katanya baru-baru ini.

Khemal menyampaikan apresiasinya terhadap kelanjutan program bedah rumah yang konsisten dilakukan Fairid sejak periode pertama menjabat sebagai Wali Kota. Menurutnya, program ini berdampak langsung pada peningkatan kesehatan dan kenyamanan warga, rumah yang baik dan memadai, bisa membuat warga dapat beristirahat dengan nyaman tanpa khawatir rumahnya bocor dan meneteskan air hujan.

“Dan program bedah rumah ini bukan kali ini saja dilakukan Pak Fairid Naparin, tetapi sudah dari periode pertama beliau menjabat sebagai Wali Kota Palangka Raya,” ucapnya.

Meski begitu, Khemal memberikan catatan penting. Ia berharap ke depan program bedah rumah bisa lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi geografis serta kebutuhan warga. Salah satu yang disorot adalah persoalan banjir yang kerap menghantui sejumlah kawasan di Palangka Raya.

“Kan bedah rumah itu bisa saja situasional. Melihat dari sisi keperluan dari target rumah yang akan dibedah. Jadi bedah rumah nanti bisa sesuai dengan harapan warga, bukan hanya atap dan dinding, tapi juga bisa untuk meninggikan rumah kayu agar warga tidak kebanjiran,” jelasnya.

Lebih lanjut, bagi warga yang belum memiliki rumah, Khemal menyarankan agar memanfaatkan program nasional perumahan rakyat yang menawarkan bunga 0 persen. Skema tersebut dinilai bisa menjadi jalan keluar bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri.

“Karena rumah ini merupakan salah satu elemen yang penting bagi warga untuk bisa mengatur pola hidup yang lebih sejahtera,” katanya. nws