PEMPROV KALTENG

Kepala Daerah di Kalteng Sepakat Perkuat Manajemen Talenta ASN 

21
×

Kepala Daerah di Kalteng Sepakat Perkuat Manajemen Talenta ASN 

Sebarkan artikel ini
Kepala Daerah di Kalteng Sepakat Perkuat Manajemen Talenta ASN 
Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo menghadiri kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Wilayah Provinsi Kalteng Tahun 2025. Acara tersebut digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (9/12).

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur, ditekankan pentingnya peningkatan kualitas ASN di tengah derasnya arus globalisasi dan percepatan teknologi digital. Hal ini dinilai memengaruhi pola kerja birokrasi serta meningkatkan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan responsif.

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang lebih cepat, profesional, dan sigap merespons kebutuhan publik. Karena itu, kita memerlukan aparatur yang unggul, inovatif, dan berintegritas,” ujarnya.

Wagub menegaskan bahwa pelaksanaan manajemen talenta ASN kini menjadi kebutuhan mendesak agar pemerintah mampu mengelola SDM aparatur secara strategis dan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, manajemen talenta bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi suatu keharusan sehingga kita mampu mengelola SDM aparatur secara strategis, terencana, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia menilai manajemen talenta tidak hanya mengatur pengisian jabatan, melainkan juga berperan membangun ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan profesional, demi menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penandatanganan komitmen hari ini adalah bentuk keseriusan kepala daerah se-Kalimantan Tengah untuk mendukung penerapan manajemen ASN yang transparan, objektif, dan berbasis kinerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub menekankan, talenta ASN tidak hanya dilihat dari aspek kompetensi teknis, tetapi juga karakter, pola pikir, dan dedikasi terhadap pelayanan.

“ASN yang bertalenta itu tidak cukup hanya dengan ilmu dan keterampilan. Attitude, mindset, karakter, serta semangat pengabdian sebagai abdi negara dan abdi masyarakat adalah penilaian yang sangat penting,” tuturnya.

Ia memberikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dan berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada tataran seremoni.

“Mari kita jadikan Kalimantan Tengah sebagai pelopor dalam pelaksanaan manajemen talenta di Indonesia. Semoga komitmen bersama ini menjadi pijakan kuat dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan bermartabat menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, manajemen talenta merupakan langkah strategis dalam menekan intervensi politik dalam pengisian jabatan.

“Salah satu manfaat manajemen talenta adalah mengurangi intervensi politik dalam pengisian jabatan. Dengan manajemen talenta, keputusan diambil berdasarkan kualifikasi, prestasi, dan rekam jejak, bukan berdasarkan kedekatan,” jelasnya.

Menurut Zudan, manajemen talenta menjadi kunci untuk memastikan setiap program pembangunan dijalankan oleh figur yang tepat.

“Tujuan akhir dari manajemen talenta adalah memastikan program pembangunan dieksekusi oleh orang yang tepat. Di Kalimantan Tengah, visi besar untuk mewujudkan daerah yang berkah, sejahtera, dan bermartabat hanya bisa dicapai jika seluruh jabatan strategis diisi oleh ASN yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” ungkapnya.

Ia berharap penerapan manajemen talenta dapat memberikan dampak signifikan terhadap percepatan reformasi birokrasi.

“Semoga manajemen talenta dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah dan Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN RI Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karir ASN BKN RI Samsul Hidayat, Kepala Kantor Regional VIII BKN RI Bajoe Loedi Hargono, unsur Forkopimda Kalteng, Plt Sekda Kalteng Leonard S Ampung, serta para Bupati dan Wali Kota se-Kalteng. ldw