Hukrim

Tim Gabungan Normalisasi Drainase Jalan Bukit Keminting

59
×

Tim Gabungan Normalisasi Drainase Jalan Bukit Keminting

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Normalisasi Drainase Jalan Bukit Keminting
NORMALISASI-Tim gabungan membersihkan saluran drainase dan pengaringan di kawasan Jalan Bukit Keminting, Sabtu (27/12).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Upaya pencegahan genangan air terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Melalui kolaborasi lintas instansi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya dan BPBD melaksanakan kegiatan normalisasi drainase di kawasan Jalan Keminting dan sekitarnya, Sabtu (27/12).

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan pengaringan yang selama ini kerap menjadi titik genangan saat intensitas hujan meningkat. Salah satu penyebabnya, yakni posisi lubang aliran air dari bahu jalan menuju pengaringan yang terlalu tinggi, sehingga air tidak dapat mengalir secara optimal.

Selain membersihkan saluran, petugas juga melakukan penataan lingkungan, mulai dari pemangkasan rumput hingga pemotongan pohon-pohon yang dinilai berpotensi membahayakan ketika hujan disertai angin kencang.

Kasatpol PP Palangka Raya Berlianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Wali Kota Palangka Raya, sekaligus hasil evaluasi lapangan terhadap kondisi drainase di sejumlah wilayah.

“Normalisasi ini tidak hanya dilakukan di Jalan Bukit Keminting, tetapi juga di beberapa titik lain seperti Bukit Raya 12, Bukit Raya 13, Jalan Jati, dan lokasi-lokasi yang sebelumnya telah kami tinjau bersama,” ujarnya.

Khusus di kawasan Bukit Keminting, pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari simpang empat menuju Bundaran Garuda hingga pengaringan di sekitar Universitas Palangka Raya. 

“Kita melakukan pembersihan sampah di bahu jalan dan saluran air, serta pemangkasan vegetasi yang menghambat aliran air,” ungkapnya.

Berlianto menambahkan, untuk penanganan lanjutan, BPBD akan melakukan pengangkatan sedimen yang mengendap di pengaringan. 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase.

“Kalau saluran air tersumbat, dampaknya bisa meluas dan merugikan banyak pihak. Peran masyarakat sangat penting agar drainase tetap berfungsi dengan baik,” pungkasnya. dte