PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Mahir-Mahar Trans Kalimantan, ruas Palangka Raya–Pulang Pisau, tepatnya di kawasan Kelurahan Sebangau, Desa Kalampangan, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi KH 3840 YT dan satu unit dump truck bernomor polisi DA 8457 PL.
Dump truck yang dikemudikan Achmad Fatoni (52), warga Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, saat itu melaju dari arah Kalampangan menuju Kota Palangka Raya. Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor yang dikendarai Riyan Maulana (26), warga Jalan Badak XXI, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.
Berdasarkan hasil investigasi awal Satlantas Polresta Palangka Raya, diduga sepeda motor yang dikendarai Riyan tiba-tiba masuk ke jalur berlawanan saat dump truck melintas dari arah sebaliknya.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras tidak dapat dihindarkan. Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan material cukup parah.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka serius.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya AKP Egidio Sumilat melalui Kanit Gakkum Ipda Amat membenarkan peristiwa kecelakaan yang merenggut korban jiwa tersebut. Pihaknya saat itu menerima laporan dari masyarakat yang menginformasikan adanya kecelakaan hebat di kawasan tersebut.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan tersebut. Petugas langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti,” ujar Ipda Amat.
Ia menjelaskan, berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi karena sepeda motor mengambil jalur kanan atau berlawanan arah sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Diduga pengendara sepeda motor mengambil jalur kanan atau berlawanan arah, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak sudah sangat dekat,” jelasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh,” tegasnya. mak/redfwa











