-
Hukrim

BBPOM Palangka Raya Gandeng Pemkab Pulang Pisau Perkuat Implementasi Program Keamanan Pangan

180
×

BBPOM Palangka Raya Gandeng Pemkab Pulang Pisau Perkuat Implementasi Program Keamanan Pangan

Sebarkan artikel ini
‎FOTO BERSAMA- BBPOM Palangka Raya bersama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau gelar Advokasi Lintas Sektor Program Prioritas Nasional, yang berlangsung di  Aula Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau. ‎Foto Humas BBPOM
-

‎‎PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui jaminan keamanan pangan terus digencarkan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya  bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Advokasi Lintas Sektor Program Prioritas Nasional. Selasa (24/2/2026).

‎‎Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau ini memfokuskan pada tiga pilar utama, yakni Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan.

‎‎Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pulang Pisau, Dr. Supriyadi, dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya komitmen lintas sektor agar program prioritas nasional tersebut tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎‎“Program ini harus mendarat dan diimplementasikan secara nyata di desa, pasar, dan sekolah,” tegasnya.

‎‎Kepala BBPOM Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, yang hadir sebagai narasumber utama, memaparkan bahwa pengawasan dan pembudayaan keamanan pangan memerlukan koordinasi terpadu antar instansi.

‎‎Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Kiki Sulistini, menyoroti pentingnya integrasi program keamanan pangan dengan kebijakan kesehatan daerah, termasuk penguatan aspek teknis di lapangan.

‎‎Selain itu, Advokasi ini juga turut diikuti ratusan peserta yang mengikuti secara luring dan daring. Di lokasi kegiatan, hadir para kepala desa dan calon kader desa dari Pamarunan, Tahawa, Tuwung, Parahangan, hingga Sigi. Pengelola pasar desa serta kepala sekolah dari jenjang SDN, SMPN, hingga SMAN di wilayah Kahayan Tengah juga turut ambil bagian sebagai ujung tombak pelaksanaan program.

‎‎Secara virtual, kegiatan ini dipantau jajaran kepala dinas tingkat provinsi dan kabupaten, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPERIDA), serta perwakilan sektor swasta seperti PT Best Agro International dan Borneo Nature Foundation.

‎‎Dalam advokasi tersebut, terdapat empat misi utama yang menjadi fokus bersama. yakni, Menggalang komitmen lintas sektor untuk mendukung implementasi program secara terpadu. Memetakan dan mengintegrasikan program daerah yang telah berjalan dengan kebijakan keamanan pangan nasional. Menyusun langkah strategis dan taktis untuk pelaksanaan di lapangan. Mendorong pemerintah daerah agar mampu mereplikasi program secara mandiri demi menjamin keberlanjutan.

‎‎Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Diskusi dan sesi tanya jawab berjalan interaktif, dengan sejumlah peserta menyatakan kesiapan mereka untuk segera mengimplementasikan Program Pangan Aman di wilayah masing-masing.

‎‎“Keamanan pangan adalah tanggung jawab kolektif. Dengan antusiasme yang terlihat hari ini, kami optimistis Kabupaten Pulang Pisau dapat menjadi pionir dalam mewujudkan kemandirian pangan yang sehat,” ujar salah satu peserta dari unsur desa.

‎‎Melalui advokasi lintas sektor ini, Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin siap membangun ekosistem konsumsi pangan yang bersih, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. mak/redfwa

‎

 

-
-
-