PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Polda Kalteng memastikan akan melakukan pengamanan secara maksimal terkait rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Aliansi Penambang Rakyat Kalteng di depan Mapolda Kalteng yang ramai beredar di media sosial pada 25 Maret mendatang.
Dalam poster yang beredar, dikoordinatori oleh Agus Prabowo Yesto dengan mengusung tema “Lawan Ketidakadilan, Bela Penambang, Stop Razia”. Aksi itu disebut-sebut akan melibatkan perwakilan penambang dari berbagai desa di Kalteng, dengan estimasi dua orang per desa turut hadir menyampaikan aspirasi.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait adanya seruan aksi tersebut dan menegaskan kesiapan aparat dalam menjaga Kamtibmas.
“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Namun demikian, pengamanan tetap akan kami lakukan guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya saat di wawancarai Tabengan, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, pengamanan akan dilakukan secara terukur dan profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personel akan disiagakan di sejumlah titik, khususnya di sekitar kawasan Mapolda Kalteng untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan arus lalu lintas.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan menghalangi penyampaian aspirasi selama aksi berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan anarkis, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap aksi dapat berjalan dengan tertib, aman, dan damai. Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi tetap dalam koridor hukum. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat lainnya,” tegasnya.
Rencana aksi tersebut diketahui akan diikuti oleh sejumlah perwakilan rakyat dari berbagai wilayah di Kalteng. Aliansi tersebut dikabarkan akan menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pertambangan serta sejumlah persoalan yang mereka hadapi. dte/red











