Hukrim

4  Sekaligus Mobil Dibobol Maling, Pencurian Modus Kaca Dipecah di Samping Rujab Gubernur 

713
×

4  Sekaligus Mobil Dibobol Maling, Pencurian Modus Kaca Dipecah di Samping Rujab Gubernur 

Sebarkan artikel ini
4  Sekaligus Mobil Dibobol Maling, Pencurian Modus Kaca Dipecah di Samping Rujab Gubernur 
4  Sekaligus Mobil Dibobol Maling, Pencurian Modus Kaca Dipecah di Samping Rujab Gubernur 
PENCURIAN-Petugas dari Polresta Palangka Raya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pencurian dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Jalan Katamso dan Jalan D.I. Panjaitan, Palangka Raya, Selasa (10/3). FOTO TABENGAN/DIRMANTIO EVENDY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini, sedikitnya empat kendaraan menjadi sasaran pelaku saat diparkir di kawasan Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan, Selasa (10/3/2026) siang. Bahkan infonya, beberapa hari sebelumnya di TKP yang sama juga terjadi peristiwa pecurian yang sama terhadap 2 mobil.

Kendaraan yang menjadi korban di antaranya satu unit Honda Brio warna hitam KH 1708 YC, Toyota Rush putih KH 1909 AT, Toyota Avanza silver KH 1362 HB, serta Toyota Etios Valco warna biru. Para pemilik kendaraan baru menyadari kejadian tersebut setelah kembali dari kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng).

Salah satu korban, Alex Uria Atmaja menjelaskan bahwa memarkirkan mobil di kawasan tersebut saat menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus pembahasan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam program Huma Betang di rujab Gubernur.

“Saya mengikuti acara silaturahmi sekaligus membahas karhutla Huma Betang di rujab Gubernur. Mobil saya parkir di sini. Pas mau pulang baru sadar kaca mobil sudah pecah,” jelasnya.

Alex mengatakan, dalam kejadian tersebut pelaku berhasil membawa kabur sebuah laptop miliknya yang berada di dalam kendaraan.

“Setelah kacanya dipecah, hanya laptop yang diambil. Nilainya sekitar Rp1 jutaan,” katanya.

Korban lainnya, Yusup yang merupakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalteng, juga mengalami kejadian serupa. Ia mengaku memarkirkan mobil di luar area rujab karena lokasi parkir di dalam sudah penuh.

“Sebenarnya pagi tadi kami ada kegiatan di dalam rujab. Kami mau parkir di dalam, tapi kebetulan sudah penuh semua. Jadi mobil kami parkirkan sementara di sini,” ucapnya.

Yusup mengungkapkan bahwa baru mengetahui kaca mobil telah dipecahkan ketika hendak mengambil barang di dalam kendaraan usai melaksanakan salat zuhur.

“Pas habis salat zuhur rencana saya mau ambil dompet sekaligus mau memindahkan mobil. Ternyata sudah pecah kacanya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari beberapa kendaraan yang terparkir di lokasi tersebut, setidaknya terdapat tiga mobil yang mengalami kerusakan akibat aksi pelaku.

“Untuk sementara yang pecah kacanya ada tiga mobil. Satu mobil saya, dua lagi mobil korban lain juga,” tambahnya.

Dalam kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur dompet milik Yusup yang berisi uang tunai serta sejumlah dokumen penting.

“Di dalam dompet ada uang beserta SIM, STNK, KTP, pokoknya kartu-kartu penting. Kalo uangnya kurang lebih sekitar Rp1,6 juta,” katanya.

Tidak lama setelah kejadian diketahui, petugas dari Polresta Palangka Raya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para korban dan saksi di sekitar lokasi.

Polisi juga melakukan pendataan terhadap kendaraan yang menjadi sasaran serta kerugian yang dialami para korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca tersebut. dte/red