PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kawasan permukiman padat Jalan Dr Murjani, Gang Suka Maju, pada Jumat (13/3/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 34 bangunan hangus terbakar dan 127 jiwa terdampak.
Kehadiran Fairid di lokasi tidak hanya untuk melihat kondisi pascakebakaran, tetapi juga memastikan kebutuhan para korban segera terpenuhi. Ia berdialog langsung dengan warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan awal berupa sembako dan tali asih.
“Untuk sementara hari ini kami memberikan sembako dan sedikit tali asih bagi seluruh korban kebakaran,” ujarnya saat berada di lokasi.
Fairid menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan proses verifikasi data korban agar bantuan lanjutan dapat segera disalurkan. Ia juga meminta camat, lurah, hingga perangkat RT dan RW untuk mempercepat proses administrasi.
Menurutnya, dalam aturan bantuan kebakaran terdapat ketentuan jumlah bangunan terdampak. Jika kebakaran di bawah 25 pintu, bantuan pembangunan rumah biasanya dianggarkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Namun apabila lebih dari 25 pintu, bantuan dapat melibatkan pemerintah provinsi.
“Alhamdulillah saat ini kita juga mendapat dukungan dari Pak Gubernur Kalimantan Tengah. Bantuan sedang dalam tahap verifikasi,” jelasnya.
Diketahui bantuan tersebut meliputi Rp15 juta untuk rumah rusak berat, Rp10 juta untuk rusak sedang, dan Rp7,5 juta untuk rusak ringan.
Selain memastikan bantuan finansial, Fairid juga mendengarkan langsung aspirasi warga terkait kebutuhan mendesak pascakebakaran. Beberapa warga menyampaikan perlunya bantuan kompor, perlengkapan sekolah anak, serta alat pemadam kebakaran.
Menanggapi hal tersebut, Fairid menyatakan pemerintah kota akan menyalurkan bantuan melalui dinas terkait.
“Kalau rumah habis terbakar dan tidak ada kompor, nanti kita bantu melalui Disperindag. Untuk anak-anak yang kehilangan tas, baju sekolah, dan sepatu akan kita bantu melalui Dinas Pendidikan,” katanya.
Ia juga memastikan warga yang kehilangan dokumen penting seperti akta kelahiran, buku nikah, dan dokumen administrasi kependudukan tidak perlu khawatir. Pengurusan kembali dapat dilakukan melalui RT/RW, kelurahan, maupun kecamatan untuk kemudian dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Sementara itu, layanan kesehatan bagi warga terdampak juga dipastikan tetap tersedia melalui puskesmas setempat.
“Untuk layanan kesehatan tetap ada, karena wilayah ini berada dalam cakupan Puskesmas Pahandut. Kami juga memastikan kebutuhan balita dan makanan bagi warga terdampak tetap terpenuhi,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan proses verifikasi data korban dapat segera rampung agar bantuan lanjutan dapat disalurkan secepatnya kepada masyarakat yang terdampak kebakaran tersebut. nws/red











