-
Hukrim

Sarang Walet Terbakar di Jalan Temanggung Kenyapi, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

342
×

Sarang Walet Terbakar di Jalan Temanggung Kenyapi, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

Sebarkan artikel ini
TERBAKAR-Petugas pemadam kebakaran bersama relawan saat melakukan upaya pemadaman api yang melahap bangunan sarang burung walet di Jalan Temanggung Kenyapi, Kelurahan Langkai pada Senin (30/3) sore. FOTO TABENGAN/DIRMANTIO EVENDY
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Sebuah bangunan sarang burung walet di Jalan Temanggung Kenyapi, Kelurahan Langkai, dilalap si jago merah pada Senin (30/3) sore.

Menurut Kabid Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Alfrianto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran dari masyarakat sekitar yang melihat kobaran api dari bagian atas bangunan.

Menurutnya, bangunan yang terbakar merupakan konstruksi tiga tingkat yang didominasi material kayu, sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan. Titik awal api diduga berasal dari lantai atas.

“Bangunan ini berbahan kayu dan terdiri dari tiga lantai. Api pertama kali terlihat dari bagian atas, sehingga dengan cepat membesar,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api selama kurang lebih 30 menit hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Untuk dugaan sementara, kejadian ini diperkirakan oleh korsleting listrik,” ucapnya.

Sementara itu, pemilik bangunan, Hadi (45), mengungkapkan bahwa saat kejadian, bangunan tersebut dalam kondisi kosong dan sudah lama tidak ditempati. Ia mengetahui peristiwa kebakaran tersebut setelah mendapat kabar dari warga sekitar.

“Rumah memang sudah lama tidak dihuni. Saya tahu kejadian ini dari informasi warga,” ungkapnya.

Hadi menambahkan, bangunan sarang walet tersebut memiliki ukuran sekitar 4×12 meter dan telah berdiri kurang lebih delapan tahun.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta. dte/fwa-red

 

-
-
-