PENDIDIKAN

Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Sampit: Tanamkan Nilai Emansipasi dan Pendidikan Perempuan

107
×

Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Sampit: Tanamkan Nilai Emansipasi dan Pendidikan Perempuan

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Sampit: Tanamkan Nilai Emansipasi dan Pendidikan Perempuan
Upacara peringatan hari Kartini di SMA 1 Sampit. foto humas SMA 1 Sampit

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-SMAN 1 Sampit menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini pada Selasa (21/4) mulai pukul 06.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti seluruh warga sekolah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak, pendidikan, dan kesetaraan perempuan di Indonesia.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Tinduh, memimpin jalannya kegiatan yang didukung oleh petugas upacara dari Tim TWK SMAN 1 Sampit. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, mencerminkan kedisiplinan serta semangat kebersamaan para peserta didik.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh perempuan di lingkungan sekolah atas dedikasi dan kontribusi aktif dalam berbagai kegiatan.

“Perempuan adalah cahaya dalam kehidupan sosial yang mampu memberikan inspirasi, manfaat, serta perubahan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, peserta didik diajak untuk merefleksikan diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi agar tetap menjunjung tinggi nilai moral, empati, dan kesadaran sosial. Generasi muda, khususnya perempuan, diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkarakter dan berkontribusi nyata bagi lingkungan, termasuk meningkatkan bakti kepada orang tua.

Sebagai bagian dari implementasi nilai edukatif, sekolah juga menggelar berbagai lomba seperti lomba bercerita dan merangkai bunga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman sejarah perjuangan Kartini sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi siswa, serta membuka wawasan terkait potensi ekonomi berbasis kreativitas perempuan. Seluruh kelas diwajibkan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Kepala SMAN 1 Sampit, M. Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini memiliki landasan historis dan filosofis yang kuat dalam dunia pendidikan.

“Peringatan ini menjadi momentum reflektif untuk menginternalisasi nilai perjuangan perempuan dalam konteks pendidikan modern, sekaligus membentuk karakter peserta didik yang berdaya saing, berintegritas, serta memiliki kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan keadilan sosial,” ungkapnya.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, siswa—khususnya perempuan—dapat mengaktualisasikan diri secara optimal, menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Sampit ini menjadi wujud nyata implementasi pendidikan karakter yang berorientasi pada pembentukan generasi unggul dan berkeadaban. Semangat perjuangan Kartini dengan semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang” diharapkan terus menginspirasi seluruh warga sekolah dalam menuntut ilmu dan berkarya di era modern. may/jsi-red