Kebakaran hebat terjadi di Jalan Bagong RT 3, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai. FOTO TABENGAN/ YULIA
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Sebanyak tiga rumah warga di Jalan Bagong RT 3, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Jumat (22/5/2026) sore, hangus di lalap api . Atas peristiwa tersebut tidam menelan korban jiwa, akan tetapi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan kejadian itu membuat warga panik saat kobaran api dengan cepat melalap bangunan rumah di kawasan padat penduduk.
Berdasarkan informasi, api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Usup, karena angin kencang, sehingga kobaran api kemudian membesar dan merembet ke bangunan milik Jupri yang berada di samping lokasi kejadian.
Melihat kobaran api yang makin membesar, warga sekitar pun berusaha membantu memadamkan api dengan menggunakan peralatan pemadaman seadanya, dan sebagian warga yang ada disekitar lokasi kebakaran menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.
Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan. Suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan karena api terus membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar. Sejumlah warga juga terlihat memadati lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat Dwi Agus Suhartono mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat, dimana petugas fokus melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Begitu laporan masuk, personel langsung kami kerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api sudah membesar saat petugas tiba,” Kata Dwi Agus Suhartono.
Dimana menurutnya, dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kotawaringin Barat menerjunkan Unit 04, Unit 05, Unit 08, Unit 012, Unit 013, dan Unit 015. Selain itu, BPBD menurunkan empat unit bantuan, Damkar Pelindo satu unit, serta dua unit ambulans.
Akibat kejadian itu, tiga bangunan terdampak, terdiri dari satu bangunan milik Usup dan dua bangunan milik Jupri, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. yulia/jsi-red











