FOTO HMS PT MEGA IKA KHANSA
PELATIHAN- Pelatihan PERKASA yang digelar PT MIK kepada petani di desa sekitar perusahaan.
KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– PT Mega Ika Khansa (MIK), member of PT Triputra Agro Persada Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Petani Berkualitas & Sejahtera (PERKASA) bagi petani sawit di desa-desa sekitar perusahaan.
Program PERKASA merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri guna memberi dukungan bagi petani dalam meningkatkan kemampuan agronomi untuk mendorong produktivitas panen dan kesejahteraan petani sawit secara berkelanjutan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari semangat perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
General Manager PT MIK Japatar Banjarnahor, menjelaskan bahwa rendahnya akses terhadap pengetahuan mengenai pengelolaan kebun sawit yang baik masih menjadi tantangan utama yang dihadapi banyak petani. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas dan belum optimalnya pendapatan yang diperoleh petani.
“Masih banyak petani yang menggunakan bibit tidak berkualitas, kurang disiplin dalam pemupukan, hingga melakukan perawatan kebun secara seadanya sehingga hasil panennya kurang maksimal. Melalui pelatihan PERKASA, kami ingin membantu meningkatkan kapasitas petani sekaligus mendorong praktik perkebunan sawit yang lebih berkelanjutan melalui pengelolaan lahan yang baik dan penerapan praktik agronomi yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya, Senin (25/5/2026).
Pelatihan PERKASA disusun dengan komposisi 40 persen teori dan 60 persen praktik lapangan yang dilaksanakan secara intensif selama tiga hari. Metode ini diharapkan dapat membantu peserta memahami sekaligus mempraktikkan langsung teknik perawatan tanaman secara tepat dan presisi, sehingga mereka lebih percaya diri dalam mengelola kebun sendiri.
Untuk memastikan materi yang diberikan benar-benar diterapkan, perusahaan juga melakukan monitoring dan pendampingan pascapelatihan secara berkala. Langkah ini dilakukan agar perubahan cara bertani yang lebih baik dapat diterapkan secara konsisten dan menjadi standar baru dalam meningkatkan produktivitas kebun petani.
Selain itu, perusahaan turut membuka layanan hotline konsultasi agronomi melalui WhatsApp di nomor 0811222012210. Layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta pelatihan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai praktik budidaya sawit yang baik.
Syarifah, salah satu peserta pelatihan sekaligus Sekretaris Desa Sembuluh Dua, mengaku pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru bagi masyarakat yang selama ini mengelola kebun berdasarkan pengalaman seadanya.
“Selama ini masyarakat belum memahami cara pemupukan, panen, dan perawatan tanaman yang benar sehingga hasilnya kurang maksimal. Setelah mengikuti PERKASA, kami jadi memahami waktu yang tepat, metode yang benar, serta alasan di balik setiap perlakuan di kebun. Program ini membuka wawasan kami dan membuat kami lebih percaya diri dalam mengelola kebun sawit,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, PT Mega Ika Khansa juga membagikan buku TAP untuk Negeri: Berbagi Pengalaman untuk Bangsa yang berisi panduan dan standar prosedur agronomi perusahaan secara lebih sederhana dan mudah dipahami. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi petani dalam mengelola kebun sawit secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Ke depan, PT Mega Ika Khansa akan terus mengembangkan program PERKASA dengan menjangkau lebih banyak petani dan desa di sekitar wilayah operasional perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengelolaan perkebunan sawit yang bertanggung jawab sekaligus mendorong terwujudnya petani sawit yang lebih berkualitas dan sejahtera. fwa











