-
Spirit Kalteng

Program MBG Adalah Visi Mulia Prabowo, Tata Kelola Harus Diperbaiki, Pengkhianat Harus Dilawan!

206
×

Program MBG Adalah Visi Mulia Prabowo, Tata Kelola Harus Diperbaiki, Pengkhianat Harus Dilawan!

Sebarkan artikel ini
Dr. Ari Yunus Hendrawan
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sekretaris GEKIRA Kalimantan Tengah (Kalteng), Dr. Ari Yunus Hendrawan, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program mulia yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto. Program ini bermula dari rasa belas kasihan dan kepedulian yang mendalam terhadap nasib anak-anak Indonesia, berkaca dari tingginya angka stunting yang terlihat jelas dalam survei sepuluh tahun yang lalu.

Menanggapi situasi terkini, Dr. Ari menyatakan bahwa adanya masalah hukum dan kesalahan pribadi yang melibatkan oknum kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bentuk tindakan korupsi dan pengkhianatan nyata. Kendati demikian, kesalahan oknum tersebut sama sekali tidak boleh menegasikan esensi dan urgensi dari tujuan mulia program MBG itu sendiri.

Sebagai Sekretaris GEKIRA Kalteng, beliau menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh kader di Kalimantan Tengah akan berdiri di garis depan untuk melawan pihak mana pun yang berupaya atau berniat jahat memanfaatkan situasi ini demi menggagalkan program. Secara nasional, seluruh jajaran komando GEKIRA sudah bulat menyatakan sikap siap pasang badan demi mengawal keberlangsungan program ini.

Program MBG HARUS TETAP JALAN! Ini adalah langkah konkret untuk menyelamatkan generasi masa depan Indonesia. Kita tidak boleh membiarkan masa depan anak-anak kita dikorbankan,” ujar Dr. Ari Yunus Hendrawan dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, kami mendesak agar dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG agar pelaksanaannya ke depan dapat berjalan lebih maksimal, transparan, dan akuntabel. Evaluasi ketat pada sistem pengawasan menjadi kunci utama agar ruang bagi para pemburu rente dan koruptor dapat ditutup rapat.

Sebagai penutup, Saya mengingatkan dengan tegas kepada semua pihak agar jangan pernah menggunakan niat-niat jahat untuk merusak negeri ini. Urusan masa depan gizi anak bangsa adalah kepentingan sakral yang tidak boleh diganggu gugat oleh keserakahan pribadi atau golongan.***

 

-
-
-