-
Hukrim

Jenazah Bripda Novandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara, Jalani Autopsi Usai Ditemukan di Sungai Katingan

1071
×

Jenazah Bripda Novandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara, Jalani Autopsi Usai Ditemukan di Sungai Katingan

Sebarkan artikel ini
-

Jenazah Bripda Novandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara Sabtu malam. FOTO TABENGAN/TIO

‎PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Jenazah Bripda Novandri Ramadhana, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat operasi pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.

‎‎Jenazah dibawa menggunakan ambulans dari Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, menuju Kota Palangka Raya setelah menempuh perjalanan darat sekitar tiga setengah jam.

‎‎Sopir ambulans, Ahmad Baihaki, membenarkan bahwa jenazah yang diangkut merupakan anggota Polri yang sebelumnya dinyatakan hilang saat menjalankan tugas.

‎”Iya, itu jenazah polisi yang sebelumnya hilang. Saya berangkat dari sana sekitar pukul 16.30 WIB,” ujarnya.

‎‎Setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara, jenazah langsung diserahkan kepada tim medis untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

‎‎Sebelumnya, warga Desa Tumbang Lahang dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah yang mengapung di aliran Sungai Katingan pada Sabtu sore. Saat ditemukan, jasad korban tersangkut di antara ranting bambu dan kayu di tepi sungai.

‎‎Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartanto membenarkan bahwa jenazah tersebut merupakan salah satu personel Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang sejak Kamis (2/7/2026) dini hari.

‎‎”Benar, salah satu personel kami atas nama Bripda Novandri Ramadhana telah ditemukan. Saat ini anggota kami masih menuju lokasi temuan,” kata Dodik.

‎Bripda Novandri merupakan salah satu dari dua personel yang dilaporkan hilang usai operasi penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kabupaten Katingan.

‎‎Operasi tersebut berujung bentrokan setelah petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku. Sejumlah anggota keluarga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang sehingga memicu aksi saling serang.

‎Dalam insiden itu, personel Satresnarkoba Polres Katingan, Aiptu Yudhi Perdana Putra, gugur akibat serangan senjata tajam. Seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia.

‎‎Di tengah situasi yang berlangsung kacau, Bripda Novandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto dilaporkan hilang dan diduga hanyut terbawa arus Sungai Katingan.

‎‎Sejak peristiwa tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Polri, Basarnas, TNI, BPBD, serta masyarakat terus melakukan pencarian secara intensif di sepanjang aliran Sungai Katingan. Hingga Sabtu malam, satu personel lainnya, Aiptu Sumaryanto, masih dalam pencarian. mak/dte/fwa-red.

 

 

-
-
-