-
PEMKAB KAPUAS

25.817 HEKTARE DI DESA TERUSAN MULYA-Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Bupati Panen Raya

157
×

25.817 HEKTARE DI DESA TERUSAN MULYA-Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Bupati Panen Raya

Sebarkan artikel ini
PANEN-Bupati, Gubernur, Pangdam dan Kapolda saat akan malakukan Panen Raya di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh. FOTO MMC KAPUAS
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Bupati Kapuas H M Wiyatno bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan adalah Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan, Rabu (8/7/2026) melaksanakan panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Selain Gubernur Kalimantan Tengah, kegiatan juga dihadiri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Kapuas, jajaran kepala perangkat daerah, para camat, kepala desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat yang turut menyaksikan pelaksanaan panen raya.

Panen raya dilaksanakan pada kawasan pertanian seluas kurang lebih 25.817 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kapuas Kuala seluas 8.674 hektare, Kecamatan Bataguh 8.643 hektare, Kecamatan Kapuas Timur 4.472 hektare, dan Kecamatan Tamban Catur 4.027 hektare. Luas hamparan tersebut menunjukkan besarnya potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah.

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan bahwa panen raya ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa lahan pertanian di Kabupaten Kapuas mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” kata Wiyatno Rabu 8/7

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan kepada para petani agar produktivitas hasil panen semakin meningkat.

“Maka, Saya juga mengajak seluruh petani untuk terus menjaga semangat dalam mengelola lahan pertanian, memanfaatkan teknologi pertanian yang tepat, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak,” ujar Wiyatno.

Dengan sinergi yang baik, kata dia, Kabupaten Kapuas diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kontribusinya sebagai daerah penghasil beras yang berperan penting dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” pungkas Wiyatno.

Disambut Tarian Adat 

Sebelumnya kedatangan bupati, Gubernur, Pangdam dan Kapolda  disambut dengan tarian dayak saat tiba di lokasi kegiatan. Penyambutan berlangsung meriah dan penuh nuansa adat, mencerminkan kekayaan budaya serta kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Para penari mengenakan busana adat Dayak lengkap dengan berbagai ornamen khas, sementara alunan musik tradisional mengiringi setiap gerakan tari yang ditampilkan.

Tarian penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada tamu serta ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dihadiri oleh Bupati dan jajaran.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada para seniman dan masyarakat yang terus melestarikan budaya daerah. Menurutnya, seni dan budaya merupakan identitas yang harus dijaga bersama sebagai warisan leluhur.

Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan kebudayaan agar dapat dikenal oleh generasi muda sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan penampilan para penari. Suasana semakin semarak dengan kehadiran tokoh masyarakat, tokoh adat, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para undangan lainnya.

Melalui penyambutan adat tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan pelestarian budaya lokal semakin kuat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda utama sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.hr/gie-red

 

-
-
-