MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID– Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) H Tajeri melontarkan kritik pedas sekaligus memberi ultimatum terkait maraknya pemadaman listrik bergilir yang tidak sesuai jadwal di wilayahnya. Prihatin dengan banyaknya keluhan masyarakat, legislator dari Partai Gerindra ini menyatakan akan segera mengundang manajemen PLN untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) jika situasi tidak membaik dalam pekan ini.
“Saya sebagai wakil rakyat yang dititipkan amanah wajib menjalankan tugas. Banyak keluh kesah dari masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi tidak beraturan. Walaupun jadwal sudah diedarkan, terkadang tidak sesuai. Saya juga merasa heran dan bingung kenapa hal ini bisa terjadi,” ujar Tajeri dengan nada geram, Senin (27/7/2026).
Anggota Komisi III DPRD Barut itu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Jika dalam minggu ini pemadaman masih terus terjadi, DPRD akan segera menjadwalkan RDP dengan mengundang Manajemen PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) serta perwakilan masyarakat.
“Kami akan undang mereka, biar jelas permasalahannya dan semoga cepat tuntas,” tegasnya.
Keluhan yang disampaikan Tajeri mencerminkan keresahan warga Barut yang belakangan ini kerap dirugikan akibat pemadaman tidak terjadwal. Sebelumnya, pemadaman bergilir di wilayah Kalselteng dipicu oleh kerusakan mesin.
Gangguan ini menyebabkan krisis pasokan listrik yang berdampak luas. Bahkan diperkirakan proses normalisasi baru akan rampung pada akhir September 2026.
Situasi ini menuai protes karena dianggap mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor usaha. Wakil rakyat pun kini bergerak untuk memastikan hak warga atas listrik yang stabil kembali terpenuhi. old/dre-red











