-
PEMKAB KAPUAS

Bupati Wiyatno Lepas Mahasiswa KKN STAI Angkatan XXVIII

123
×

Bupati Wiyatno Lepas Mahasiswa KKN STAI Angkatan XXVIII

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN- Bupati HM Wiyatno memberikan sambutan pada acara pelepasan mahasiswa KKN STAI Kuala Kapuas. TABENGAN/ABDUL KHAIR
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID-  Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Kuala Kapuas Angkatan XXVIII Tahun Akademik 2026, Selasa (28/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Usis I Sangkai.

Bupati Wiyatno menegaskan bahwa program KKN harus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, KKN merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki integritas, kemampuan berkomunikasi, jiwa kepemimpinan, dan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Wiyatno.

Ia menjelaskan, selama menjalankan KKN para mahasiswa akan berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, keagamaan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi proses pembelajaran yang tidak dapat diperoleh hanya melalui kegiatan perkuliahan.

Karena itu, Bupati berharap seluruh peserta memanfaatkan kegiatan bimtek sebagai bekal dalam menyusun dan melaksanakan program kerja yang terarah, profesional, serta mampu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat di lokasi pengabdian.

Wiyatno juga mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, keluarga, dan daerah selama berada di lokasi KKN. Ia meminta peserta mengedepankan sikap santun, disiplin, jujur, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun kalangan pemuda.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa harus menjadi energi positif yang mampu menggerakkan semangat gotong royong, meningkatkan literasi, memperkuat pendidikan keagamaan, serta mendukung program pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Kapuas, lanjutnya, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya peran dosen dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan KKN sebagai wujud pengabdian yang dilandasi keikhlasan, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab.

Sementara itu, Ketua STAI Kuala Kapuas H Ushansyah, mengatakan bahwa KKN merupakan implementasi nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“KKN merupakan implementasi nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang dimiliki, mengembangkan kepedulian sosial, membangun kerja sama, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai kompetensi masing-masing.hr/gie-red

 

-
-
-