-
PEMPROV KALTENG

Brigdalkar KPHL Gerbang Barito Padamkan Karhutla di Desa Madara

85
×

Brigdalkar KPHL Gerbang Barito Padamkan Karhutla di Desa Madara

Sebarkan artikel ini
-
BERHASIL-Brigdalkar KPHL Gerbang Barito Unit IX berhasil menangani Karhutla di Jalan Buntok-Palangka Raya, Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Selasa (4/8/2026).FOTO DISHUT KALTENG
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkar) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Gerbang Barito Unit IX, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Jalan Buntok–Palangka Raya, Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng), tim menerima laporan kebakaran dan langsung menuju lokasi. Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 14.56 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan pada pukul 16.04 WIB, personel melanjutkan proses pendinginan (cooling down), untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kepala Dishut Kalteng, Agustan Sainingmengapresiasi respons cepat personel di lapangan dalam menangani laporan masyarakat. langkah cepat seperti ini memang perlu dilakukan, untuk mencegah api menyebar lebih luas lagi. Bagaimanapun, kondisi kemarau sekarang ini, laporan yang disampaikan oleh masyarakat, wajib direspon dengan cepat oleh tim di lapangan.
Beruntung, ungkapnya, lokasi yang terbakar didominasi semak belukar dan pepohonan di atas lahan bergambut. Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara menyeluruh, karena api tidak hanya membakar permukaan lahan, tetapi juga berpotensi menjalar di bawah permukaan tanah. Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar 0,01 hektare dan seluruh area dilaporkan berhasil dipadamkan.
Ia melanjutkan, Brigdalkar KPHL Gerbang Barito Unit IX mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana. Diantaranya satu unit truk tangki berkapasitas 5 ribu liter, satu unit mobil slip on, satu unit mobil Hiace, selang pemadam, nozel, handy talky, serta perangkat komunikasi lainnya.
Petugas juga menghadapi kendala berupa jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Meski demikian, proses pemadaman dan pendinginan dapat diselesaikan hingga kondisi lokasi dinyatakan aman.
“Kecepatan dalam merespons setiap laporan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat agar terus berperan aktif melaporkan apabila menemukan titik api serta bersama-sama menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran, khususnya pada musim kemarau,” ujarnya.
Ia menegaskan, Dishut Kalteng akan terus memperkuat kesiapsiagaan personel, sarana dan prasarana, serta mempererat sinergi dengan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
“Sekali lagi kami sampaikan kepada masyarakat, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga dampaknya tidak meluas,” pungkasnya.ded-red
-
-
-