-
PEMPROV KALTENG

Karhutla di Baung Bango Berhasil Diatasi Tim Gabungan

106
×

Karhutla di Baung Bango Berhasil Diatasi Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini
FOTO DISHUT KALTENG BAUNG BANGO-Tim Dalkarhutla Dishut Kalteng menindaklanjuti laporan masyarakat terkait Karhutla di Desa Baung Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Rabu (5/8/2026) malam.
-
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng), bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Baung Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Rabu (5/8/2026) malam.
Kepala Dishut Kalteng, Agustan Saining, mengatakan, tim menerima laporan yang disampaikan oleh masyarakat, dan segera ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Meskipun kondisi pada saat itu malam hari, tim tidak memiliki pilihan untuk segera bergerak. Apabila tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin, lokasi yang terbakar akan semakin meluas, dan upaya pemadaman akan semakin sulit ditangani.
“Respon cepat tim di lapangan yang melakukan pemadaman terlebih pada malam hari, patut mendapatkan apresiasi besar. Tanpa mengenal lelah, dan batasan waktu, setiap kejadian karhutla yang dilaporkan, ataupun ditemukan, segera ditangani dengan sebaik mungkin oleh petugas,” kata Agustan.
“Kebakaran terjadi di lahan seluas sekitar 0,03 hektare yang didominasi semak belukar, pakis, pohon akasia, dan pohon tumih dengan jenis tanah gambut. Kondisi vegetasi serta karakteristik lahan menyebabkan api menjalar dengan cepat sehingga petugas harus bergerak cepat melakukan pengendalian,”ucapnya.
Dalam operasi tersebut, Dalkarhutla Dishut Kalteng bersinergi dengan Tim Pemadaman Darat Dishut Kalteng, Masyarakat Peduli Api (MPA) Baung Bango, TSAK Baung Bango, Damkar Kabupaten Katingan, serta Brigdalkar PT Arjuan Utama Sawit.
“Tim gabungan mengerahkan satu unit mobil Hilux Single Cabin, mesin pompa mini striker, selang hisap dan selang tembak, nozzle, serta perangkat komunikasi untuk mendukung proses pemadaman,” tambahnya.
Petugas melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan untuk mengurangi potensi kebakaran meluas. Sumber air diperoleh dari parit yang berada di sekitar lokasi.
“Dalam kesempatan ini mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Serta juga mengajak masyarakat segera melaporkan, apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan kebakaran tidak meluas,”ungkapnya.ded-red
-
-
-