MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID — Momen sakral peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Utara (Barut) berjalan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Di balik suksesnya upacara pengibaran bendera pusaka di Arena Tiara Batara Muara Teweh, terdapat kerja keras dan dedikasi luar biasa dari anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menjalani masa pembinaan intensif selama 14 hari.
Anggota DPRD Barut, Patih Herman AB, yang turut hadir mendampingi istri dalam upacara tersebut, mengapresiasi seluruh anggota Paskibraka atas keberhasilan mereka menjalankan tugas dengan sempurna. Menurutnya, keberhasilan itu bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses pembinaan yang menuntut kedisiplinan tinggi, ketekunan, dan rasa tanggung jawab yang besar.
“Saya sangat mengapresiasi penampilan dan kinerja adik-adik Paskibraka hari ini. Mereka menjalankan tugas dengan baik, penuh penghayatan, dan tanggung jawab. Ini semua tidak lepas dari proses pembinaan dan pelatihan yang selama 14 hari mereka jalani,” ujar Patih.
Lebih dari sekadar latihan baris-berbaris, Patih menilai masa pembinaan Paskibraka merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sesungguhnya. Ia menyebut pengalaman ini sebagai investasi mental yang sangat berharga bagi masa depan para peserta.
“Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris dan mengibarkan bendera. Di dalamnya ada proses pembentukan mental, disiplin, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak kita,” tegasnya.
Patih berharap nilai-nilai luhur yang diperoleh selama pelatihan tidak berakhir setelah tugas Paskibraka selesai. Ia mengingatkan agar semangat kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari para anggota Paskibraka.
“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Anak-anak muda adalah penerus pembangunan, sehingga mereka harus memiliki semangat belajar, berprestasi, menjaga persatuan dan menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan,” pungkasnya. old/dre-red











