TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Kecelakaan maut merenggut nyawa Hendri Priyadi (24) di Jalan Ampah–Tamiang Layang, Desa Kandris RT 01, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Sepeda motor Honda CRF yang dikendarainya menghantam bagian belakang truk tangki yang mogok di tengah jalan hingga korban tewas di tempat.
Korban mengendarai Honda CRF hitam putih KH 3713 KN, sedangkan truk yang terlibat merupakan Mitsubishi Colt Diesel tangki kuning DA 8503 THB yang dikemudikan Jimmi Saputra (25).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, truk tangki sebelumnya melaju dari arah Ampah menuju Tamiang Layang. Saat tiba di lokasi, kendaraan mengalami kerusakan pada gardan sehingga berhenti dengan posisi sebagian berada di badan jalan dan sebagian di bahu jalan.
Pengemudi disebut telah menyalakan lampu parkir, lampu hazard, serta memasang tanda peringatan di belakang kendaraan.
Namun, beberapa saat kemudian, sepeda motor yang dikendarai Hendri datang dari arah yang sama. Diduga karena jarak sudah terlalu dekat, ditambah kondisi ruas jalan yang menyempit pada malam hari, motor korban menghantam bagian belakang kanan truk dengan benturan keras.
Akibat tabrakan itu, Hendri mengalami patah kaki kanan, luka di pipi kanan, serta memar pada dada dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Plt Kasat Lantas Polres Barito Timur Ipda Sukisno Hendika mengatakan, hasil penanganan awal mengarah pada dugaan kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat melintas di lokasi.
“Dari hasil penanganan awal di lapangan, kecelakaan diduga terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Kondisi jalan yang menyempit pada malam hari juga menjadi situasi yang perlu diperhatikan oleh setiap pengendara,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi kecepatan saat berkendara malam hari, terutama di ruas jalan yang menyempit atau terdapat kendaraan berhenti.
Akibat kecelakaan itu, Honda CRF mengalami kerusakan berat pada bagian depan, sedangkan truk tangki mengalami kerusakan di bagian belakang. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp2 juta. pea/fwa-red











