-
Spirit Kalteng

BPBD Seruyan Petakan Wilayah Rawan Karhutla, Salurkan Bantuan Mesin Pemadam

31
×

BPBD Seruyan Petakan Wilayah Rawan Karhutla, Salurkan Bantuan Mesin Pemadam

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Kepala BPBD Seruyan, Agus Supriadi melaksanakan peninjauan wilayah yang terdampak Karhutla di Kabupaten Seruyan.foto istimewa
-

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan melakukan pemetaan terhadap sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan Tanjung Rangas.

Kepala BPBD Seruyan Agus Supriadi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Bupati Seruyan ke wilayah yang terdampak karhutla. Pemetaan diperlukan untuk mengetahui lokasi-lokasi yang memiliki potensi kebakaran sekaligus menentukan langkah penanganan di lapangan.

“Terima kasih. Kegiatan kita pada hari ini adalah kunjungan kerja Bupati sekaligus kita akan melihat dan melakukan pemetaan di mana-mana saja yang memang rawan terjadi karhutla,” kata Agus.

Menurutnya, kawasan Tanjung Rangas menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena terdapat titik kebakaran dengan luasan cukup besar. Sebagian api telah berhasil ditangani, namun masih terdapat titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Memang informasinya di Tanjung Rangas ini lokasi kebakaran cukup luas, kemudian api juga ada yang bisa ditangani, ada yang tidak bisa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Seruyan juga menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin jinjing lengkap dengan satu set perlengkapannya. Bantuan tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan diserahkan kepada masyarakat Tanjung Rangas melalui Bupati Seruyan.

“Dan hari ini pun kita sekaligus memberikan bantuan satu unit mesin jinjing satu set, yang memang bantuan itu dari BNPB dan kita serahkan ke Tanjung Rangas melalui Pak Bupati,” jelas Agus.

Selain melakukan pemetaan wilayah daratan, BPBD Seruyan juga berencana menyusuri aliran sungai untuk memantau kawasan di sekitar bantaran sungai yang juga ditemukan adanya kebakaran hutan dan lahan.

Penyusuran tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BPBD untuk melakukan pemadaman secara langsung apabila ditemukan titik api selama kegiatan berlangsung.

“Dan kemudian kami juga nantinya akan menyusuri sungai karena di lokasi pinggiran sungai juga banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan, dan sekaligus kalau memang ada titik api kita langsung melakukan pemadaman. Mungkin itu,” pungkasnya.zul/jsi-red

 

 

-
-
-