-
DPRD PALANGKA RAYA

Perkuat Peran Masyarakat Adat, DAD Palangka Raya Bangun Sinergi dengan DPRD

129
×

Perkuat Peran Masyarakat Adat, DAD Palangka Raya Bangun Sinergi dengan DPRD

Sebarkan artikel ini
SINERGI-Pengurus DAD Kota Palangka Raya foto bersama jajaran DPRD Kota Palangka Raya selepas audiensi, Senin (21/9/2026). FOTO TABENGAN/ANITA WIDYANINGSIH
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Penguatan peran masyarakat adat Dayak menjadi salah satu perhatian Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan DPRD. Aspirasi tersebut disampaikan saat jajaran DAD Kota Palangka Raya melakukan audiensi dengan DPRD Kota Palangka Raya, Senin (21/9/2026).

Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan DAD yang baru, kesempatan ini juga membahas sejumlah usulan strategis yang dinilai penting untuk mendapat perhatian pemerintah daerah, salah satunya infrastruktur dan juga keterlibatan lembaga adat dalam menentukan kawasan hutan di Kota Palangka Raya.

Ketua Umum DAD Kota Palangka Raya Leonard S Ampung, mengatakan pihaknya ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan DPRD maupun Pemerintah Kota Palangka Raya, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat adat Dayak.

“Ada beberapa usulan yang memang harus kita sesuaikan. Ini menyangkut operasional di lapangan dan keadaan sekarang yang berbeda dengan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Leonard berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam audiensi tersebut dapat menjadi bagian dari pembahasan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda), termasuk penyesuaian perda yang direncanakan masuk dalam program tahun 2026 hingga 2027.

“Kami berharap ini masuk dalam program penyesuaian perda. Termasuk beberapa usulan strategis lainnya yang kami harapkan juga menjadi aspirasi dari Dewan Adat Dayak,” katanya.

Leonard menegaskan, penguatan masyarakat adat tidak dapat dilakukan sendiri oleh satu pihak. Menurutnya, DAD merupakan bagian dari masyarakat Kota Palangka Raya sehingga diperlukan kerja sama antara lembaga adat, DPRD dan pemerintah untuk mendorong kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, menyambut baik audiensi yang dilakukan jajaran DAD Kota Palangka Raya. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus mendengar langsung berbagai masukan dari organisasi masyarakat adat.

“Kami dari DPRD menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas silaturahmi ini,” ujar Subandi.

Terkait berbagai usulan yang disampaikan, termasuk mengenai perubahan perda dan sejumlah kegiatan lainnya, Subandi memastikan DPRD akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga berharap komunikasi antara DPRD, pemerintah daerah, DAD dan masyarakat dapat terus terjalin, bukan hanya melalui pertemuan formal, tetapi juga dalam berbagai kesempatan ke depan.

“Intinya, DPRD, pemerintah kota, DAD dan masyarakat lainnya kita gotong royong, saling membantu untuk memajukan Kota Palangka Raya yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Sejumlah saran dan usulan juga disampaikan dari Pengurus DAD Kota Palangka Raya dan Damang terutama masalah Pidana Adat, Isentif Damang dan mantir serta kantor Kademangan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Harian DAD Kota Palangka Raya Jhon Retei, Sekretaris, Ketua I dan III, Biro Humas, Damang Sebangau, Damang Pahandut, Damang Jekan Raya, Damang Rakumpit, Damang Bukit Batu dan lainnya. nws/fwa-red

 

-
-
-