Atlet Padel Didorong Pahami Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.FOTO ISTIMEWA
SAMPIT/Tabengan.co.id- Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya penting bagi pekerja di sektor formal, tetapi juga bagi mereka yang beraktivitas di bidang olahraga. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit dalam kegiatan sosialisasi kepada atlet padel.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan terhadap risiko yang dapat terjadi saat menjalankan aktivitas olahraga maupun pekerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit, Dwi Ari Wibowo, mengatakan para atlet juga merupakan bagian dari kelompok pekerja yang perlu mendapatkan perhatian dalam aspek perlindungan jaminan sosial.
“Risiko bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk atlet. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting untuk dimiliki agar ketika terjadi risiko, atlet tidak menghadapinya seorang diri,” kata Dwi.
Menurutnya, aktivitas olahraga, termasuk padel yang saat ini semakin berkembang dan diminati masyarakat, juga memiliki potensi risiko kecelakaan. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, atlet dapat memperoleh perlindungan sesuai program yang diikuti dan ketentuan yang berlaku.
Dwi menjelaskan, perlindungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman sehingga para atlet dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang. Edukasi juga menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memiliki kartu kepesertaan, tetapi memahami manfaat perlindungan yang diberikan.
“Yang terpenting bukan hanya memiliki kartu peserta, tetapi memahami manfaatnya. Kami berharap para atlet mengetahui bahwa ada perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.
Penyerahan kartu peserta secara simbolis menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan kepada kelompok pekerja dan komunitas yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dwi menambahkan, perluasan kepesertaan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk komunitas olahraga.
Menurutnya, semakin banyak kelompok masyarakat yang mendapatkan edukasi, semakin besar pula peluang terwujudnya perlindungan jaminan sosial yang lebih luas.
“Kami tentu berharap kepesertaan ini bisa terus berkembang. Bukan hanya atlet yang saat ini sudah terdaftar, tetapi juga komunitas dan pekerja lainnya bisa mendapatkan perlindungan yang sama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit juga ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan sosial merupakan bagian penting dalam menjalankan aktivitas, termasuk di dunia olahraga yang kini semakin berkembang.
Dengan adanya sosialisasi dan penyerahan simbolis kartu peserta tersebut, para atlet padel diharapkan semakin memahami pentingnya mempersiapkan perlindungan terhadap risiko, sekaligus dapat menjadi contoh bagi komunitas olahraga lainnya untuk ikut terlindungi melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. (May/jsi-red)











