-
Spirit Kalteng

Di Tengah Kepungan Asap Karhutla, Avina Fairid Naparin Perkuat Dukungan untuk Kader Posyandu

180
×

Di Tengah Kepungan Asap Karhutla, Avina Fairid Naparin Perkuat Dukungan untuk Kader Posyandu

Sebarkan artikel ini
FOTO : Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, saat kunjungi posyandu cempaka, Jumat (25/9).FOTO TABENGAN/ANITA WIDYANINGSIH
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya bersahabat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian terhadap kesehatan masyarakat terus diperkuat. Bukan hanya warga yang terdampak, para kader posyandu yang tetap berada di garis depan pelayanan masyarakat juga mendapat perhatian.

Hal ini terlihat saat Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, mengunjungi sejumlah posyandu yang memiliki rumah oksigen sekaligus menyerahkan bantuan bagi kader dan warga terdampak, pada Jumat (25/9).

Dalam kunjungan tersebut, terdapat tiga lokasi yang disambangi, yakni Posyandu Melati di Kelurahan Menteng, Posyandu Kecipir Indah di Kelurahan Panarung, serta Posyandu Cempaka di Kelurahan Sabaru.

Avina mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Palangka Raya dan Wakil Wali Kota agar posyandu di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla memiliki rumah oksigen sebagai salah satu upaya mendukung kebutuhan masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik.

“Tujuannya sebenarnya mengecek kondisi rumah oksigennya. Selain itu, kami juga membawa bantuan untuk kader dan warga yang terdampak, khususnya lansia,” ujarnya.

Tidak hanya melakukan pemantauan, rombongan juga membawa sejumlah bantuan berupa masker, vitamin, asupan tambahan, serta kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan sekaligus perhatian pemerintah kepada kader yang tetap menjalankan perannya di tengah situasi karhutla.

Menurut Avina, aktivitas posyandu pada bulan ini tidak berjalan seperti biasanya. Kondisi tersebut membuat perhatian kepada para kader menjadi penting agar mereka tetap mendapatkan dukungan selama membantu masyarakat.

“Kami ingin memberikan semangat kepada kader-kader yang berjuang membantu menghadapi situasi karhutla,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak dimaksudkan sebagai program pembagian dalam jumlah besar. Kunjungan dilakukan secara langsung atau jemput bola ke posyandu yang telah memiliki rumah oksigen, sekaligus melihat kondisi masyarakat di sekitar lokasi.

“Kami datang ke posyandu yang ada rumah oksigennya. Tidak semua posyandu memiliki rumah oksigen,” jelasnya.

Selain kader, warga lanjut usia yang berada di sekitar posyandu dan terdampak kondisi udara juga menjadi perhatian. Bantuan diberikan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan TP PKK.

Avina menilai, para kader posyandu selama ini telah menunjukkan kepedulian yang tinggi. Bahkan, terdapat kader yang secara sukarela menawarkan tempatnya untuk dijadikan rumah oksigen meski sebelumnya lokasi tersebut tidak ditetapkan sebagai rumah oksigen.

“Banyak kader yang luar biasa. Bahkan ada yang mengatakan siap menyediakan rumah kadernya sendiri untuk dijadikan rumah oksigen,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap dukungan yang diberikan dapat semakin memperkuat semangat para kader dalam menjalankan tugasnya, sekaligus memastikan keberadaan rumah oksigen benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kader sebenarnya sudah sangat semangat. Mudah-mudahan bantuan dari kami ini bisa membuat mereka semakin semangat dan menjadi bentuk perhatian pemerintah,” pungkasnya. (nws)

 

-
-
-