-
PEMKAB SERUYAN

Dinkes Seruyan Dampingi Puskesmas Rantau Pulut II dan Sandul, Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

109
×

Dinkes Seruyan Dampingi Puskesmas Rantau Pulut II dan Sandul, Perkuat Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Sebarkan artikel ini
Teks Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Riza Syahputra, saat di wawancarai awak media.FOTO ISTIMEWA
-

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan pendampingan tim ahli di Puskesmas Rantau Pulut II dan Puskesmas Sandul.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Riza Syahputra, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Pendampingan dilakukan melalui telaah kasus, diskusi teknis, supervisi pelayanan, serta pembinaan terhadap tenaga kesehatan di kedua puskesmas.

“Tentunya kegiatan ini difokuskan pada penguatan tata laksana pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, bayi, hingga balita,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, tim ahli turut memberikan penguatan terkait penanganan kasus yang memerlukan perhatian khusus serta mekanisme rujukan sesuai standar pelayanan. Langkah ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan memberikan penanganan yang tepat berdasarkan kondisi pasien.

“Kita juga di sini menjadi wadah bagi tenaga kesehatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan di lapangan,” tuturnya

Melalui diskusi dan pembinaan tersebut, tenaga kesehatan diharapkan semakin mampu melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko, memahami tata laksana kasus, serta mengambil keputusan klinis secara tepat sesuai dengan kewenangan dan standar pelayanan yang berlaku.

Upaya ini juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas tenaga kesehatan agar pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih optimal, termasuk dalam mencegah keterlambatan penanganan terhadap kondisi yang berisiko.

“Tentunya kita berharap pendampingan tim ahli dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat mutu pelayanan di puskesmas, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak yang aman, tepat, dan sesuai standar,”Pungkasnya.zul/jsi-red

 

-
-
-