-
Hukrim

Diduga Korsleting, Barak di Batu Suli Nyaris Hangus Terbakar

63
×

Diduga Korsleting, Barak di Batu Suli Nyaris Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
PENANGANAN-Disdamkarmat Palangka Raya memadamkan api yang sempat membuat heboh warga di Jalan Batu Suli. FOTO DISDAMKARMAT PALANGKA RAYA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kemunculan asap putih dari atap sebuah bangunan barak di Jalan Batu Suli I, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 10.40 WIB, sempat membuat penghuni panik. Khawatir terjadi kebakaran, warga segera melakukan pengecekan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Asap pertama kali diketahui oleh salah seorang penghuni barak bernama Aditya. Saat itu, ia sedang berada di depan bangunan sambil bermain bersama seorang anak kecil. Ketika melihat ke arah atap, ia mendapati asap putih mengepul dari sela-sela genteng.

Menyadari adanya potensi bahaya, Aditya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada penghuni lainnya. Mereka kemudian berinisiatif memeriksa sumber asap dan mencoba melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil karena asap masih terus muncul.

“Awalnya tadi di depan kos lagi main sama anak kecil. Nah, melihat ke atas atap, ternyata ada asap putih muncul. Lalu, kami berinisiatif memberitahukan kepada penghuni kos lainnya,” ujarnya.

Karena khawatir asap tersebut menjadi pertanda awal kebakaran, penghuni akhirnya meminta bantuan melalui Call Center 112 Kota Palangka Raya. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya dengan mendatangi lokasi kejadian.

Kabid Pemadaman Disdamkarmat Palangka Raya Alfrianto, membenarkan adanya laporan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan kondisi bangunan aman dan mencegah munculnya kembali titik panas.

“Betul, kita tadi menerima laporan dari Call Center 112. Setibanya di lokasi, kita langsung melakukan pemadaman dan pencegahan sebelum muncul api,” ungkap Alfrianto.

Berdasarkan dugaan sementara, asap putih tersebut muncul akibat korsleting listrik di bagian atap bangunan. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp2 juta. Tidak ada laporan korban dalam kejadian itu. dte/fwa-red

-
-
-