PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Inovasi bus oksigen keliling yang dikembangkan Pemerintah Kota Palangka Raya berpeluang menjadi proyek percontohan (pilot project) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Peluang ini mengemuka setelah Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Menteng dan Puskesmas Panarung, beberapa waktu lalu.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kunjungan pada saat itu menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus kendala yang dihadapi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk terkait ketersediaan dan distribusi oksigen.
Menurut Fairid, Menteri Kesehatan turut menaruh perhatian terhadap inovasi mobilisasi oksigen yang telah diterapkan di Palangka Raya. Bahkan, pemerintah pusat membuka peluang memberikan dukungan tambahan untuk pengembangan layanan tersebut.
“Termasuk yang mobilisasi oksigen, beliau kemarin menyampaikan ingin menjadikan pilot project seperti di Kota Palangka Raya. Nanti akan ada tambahan dari Kemenkes untuk mobil oksigen,” ujar Fairid, Kamis (29/10/2026).
Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Menkes juga menanyakan ketersediaan stok oksigen, proses pengisian, hingga berbagai kebutuhan pendukung operasional bus oksigen keliling.
Pemko Palangka Raya, lanjut Fairid, juga telah menyampaikan sejumlah kebutuhan yang perlu diperhatikan, termasuk percepatan ketersediaan selang dan proses pengisian oksigen. Meski demikian, hingga saat ini kebutuhan tersebut masih dapat ditangani dan belum menimbulkan kendala berarti.
“Kami sudah menyampaikan bahwa selang juga itu perlu cepat, kemudian pengisian. Tapi untuk sampai dengan saat ini itu tidak ada permasalahan, masih belum ada permasalahan,” jelasnya.
Fairid berharap perhatian pemerintah pusat dapat ditindaklanjuti melalui dukungan konkret, sehingga inovasi bus oksigen keliling bisa semakin optimal dalam menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain membahas layanan oksigen, Pemko Palangka Raya juga menyampaikan kebutuhan peningkatan infrastruktur fasilitas kesehatan. Salah satunya melalui usulan renovasi maupun relokasi sejumlah puskesmas agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Dalam kunjungan tersebut, Puskesmas Menteng dan Puskesmas Panarung turut menerima bantuan berupa masker, tabung oksigen, nebulizer, vitamin, serta regulator oksigen.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan menyampaikan bahwa Palangka Raya menjadi kota pertama di Indonesia yang menginisiasi inovasi bus oksigen keliling tersebut.
“Yang mulai pertama kita Kota Palangka Raya,” katanya, Jumat (30/10/2026).
Meski berpeluang mendapat dukungan lebih lanjut dari Kemenkes, Fairid menegaskan bahwa rencana menjadikan bus oksigen keliling Palangka Raya sebagai proyek percontohan masih sebatas kemungkinan dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah pusat.
“Jika rencana tersebut terealisasi, bus oksigen keliling berpotensi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat dukungan layanan oksigen bagi masyarakat,” pungkas Fairid. nws/fwa-red











