-
DPD RI PROVINSI KALTENG

Habib Said Abdurrahman Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Maluen

22
×

Habib Said Abdurrahman Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Maluen

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI-Habib Said Abdurrahman berinteraksi dengan warga ketika sosialisasi empat pilar di Desa Maluen.FOTO ISTIMEWA 
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID  – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Anggota MPR RI, Habib Said Abdurrahman, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Jalan Malang Timur, Desa Maluen, Kabupaten Kapuas, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan mengusung tema “Membangkitkan Kembali Hubungan dengan Merayakan Hari Kesaktian Pancasila” tersebut diikuti puluhan warga dari Desa Maluen dan Desa Basarang. Mayoritas peserta merupakan petani yang sehari-hari mengembangkan usaha budidaya daun bawang, sayur-mayur, serta ikan patin melalui tambak.

SOSIALISASI-Habib Said Abdurrahman berinteraksi dengan warga ketika sosialisasi empat pilar di Desa Maluen.FOTO ISTIMEWA

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila secara bersama-sama. Ketua Panitia, Achmad Rasyid, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang meluangkan waktu untuk mengikuti sosialisasi di tengah kesibukan bekerja di lahan pertanian maupun tambak.

Dalam kesempatan itu, Habib Said Abdurrahman menjelaskan tugas, fungsi, dan kedudukan MPR RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Pancasila dan Empat Pilar bukan sekadar teori, tetapi pegangan hidup kita sehari-hari. Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, kita merajut kembali silaturahmi dan memperkuat persatuan, khususnya bersama para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan kita,” ujarnya.

SOSIALISASI-Habib Said Abdurrahman berinteraksi dengan warga ketika sosialisasi empat pilar di Desa Maluen.FOTO ISTIMEWA

Materi sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh narasumber Sasongko Sandi Borneo yang memaparkan kedudukan Pancasila dan UUD 1945 sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Penyampaian materi berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab, termasuk membahas berbagai persoalan sosial serta tantangan yang dihadapi masyarakat desa dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah hingga berakhir sekitar pukul 17.21 WIB. fwa/red

 

-
-
-