-
Spirit Kalteng

PT Ketapang Subur Lestari Salurkan Bantuan Peralatan MPA untuk Lima Desa di Barito Timur

62
×

PT Ketapang Subur Lestari Salurkan Bantuan Peralatan MPA untuk Lima Desa di Barito Timur

Sebarkan artikel ini
Teks: PT Ketapang Subur Lestari (KSL ) salah satu anak perusahaan CAA Group menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) di lima desa, pada senin (02/11/226) kemarin.
-
Teks: PT Ketapang Subur Lestari (KSL ) salah satu anak perusahaan CAA Group menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) di lima desa, pada senin (02/11/226) kemarin.

TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, diwujudkan PT Ketapang Subur Lestari (KSL ) salah satu anak perusahaan CAA Group menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) di lima desa, pada senin (02/11/226) kemarin.

Bantuan yang disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang tanggap bencana dan peduli lingkungan tersebut menyasar Desa Lagan dan Desa Dayu di Kecamatan Karusen Janang, Desa Tampa di Kecamatan Paku, Desa Janah Jari di Kecamatan Awang, serta Desa Bentot di Kecamatan Patangkep Tutui.

Adapun bantuan berupa peralatan pemadam kebakaran dengan total nilai pengadaan sebesar Rp25.962.500. Setiap desa menerima satu unit mesin pompa Robin Plus WPR, satu set selang inlet spiral ukuran 2 inci sepanjang 6 meter, satu rol selang pemadam ukuran 2 inci sepanjang 30 meter, satu buah nozzle jet 2 inci, serta satu buah adaptor ukuran 2 inci ke 2 inci.

Asisten EHS PT Ketapang Subur Lestari, Guido A. Sianturi, mengatakan bantuan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pemadam kebakaran bagi kelompok Masyarakat Peduli Api di desa-desa yang memiliki potensi kerawanan karhutla.

Menurutnya, MPA merupakan salah satu garda terdepan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, dukungan peralatan menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. PT Ketapang Subur Lestari berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Kami melihat MPA sebagai garda terdepan dalam pencegahan karhutla. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Guido.

Para kepala desa penerima bantuan menyambut baik dukungan tersebut. Mereka menilai kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah desa sangat dibutuhkan, mengingat wilayah lima desa tersebut termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi, terutama saat musim kemarau.

Kepala Desa Lagan Frans Singal, Kepala Desa Dayu Erto, Kepala Desa Tampa Misdiano, Kepala Desa Janah Jari Dikiato, dan Kepala Desa Bentot Harapanta Tarigan serta pemerintah Kecamatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Ketapang Subur Lestari atas bantuan yang diberikan.

Mereka berharap sarana pemadam kebakaran tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan patroli, penanganan awal kebakaran, serta meningkatkan kesiapsiagaan MPA di masing-masing desa.

Bantuan ini juga dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara dunia usaha dan pemerintah desa dalam melindungi lingkungan serta mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan.

Ia juga menyampaikan agar berbagai bentuk partisipasi dan bantuan perusahaan dapat dilaporkan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Barito Timur.

Guido A. Sianturi menegaskan, program CSR tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bagian dari komitmen membangun kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Menurutnya, perusahaan tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Keterlibatan masyarakat melalui MPA menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran.

“CSR ini bukan sekadar bantuan, ini adalah wujud sinergitas karena PT Ketapang Subur Lestari tidak dapat menjaga lingkungan sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah desa serta Masyarakat Peduli Api. Ketika lingkungan desa aman dari api, maka operasional perusahaan dan kehidupan masyarakat juga akan lestari. Kami tumbuh bersama lingkungan yang aman,” pungkasnya.pea/rca-red

 

-
-
-