PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) merupakan salah satu objek wisata di Kalteng, yang sangat ramai dikunjungi wisatawan. Wisatawan yang datang tidak hanya dari lokal, dan nusantara, tapi juga dari mancanegara. Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) merupakan salah satu dari 4 taman nasional yang dimiliki Kalteng, selain Taman Nasional Sebangau, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, dan Taman Nasional Konservasi Anggrek Hitam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan, mengaku gembira dengan perkembangan pariwisata di Kalteng. Kunjungan wisatawan ke Kalteng setiap tahun semakin meningkat, yang tentunya menjadi kebanggan tersendiri. Khusus untuk Taman Nasional Tanjung Puting, tahun ini akan menjadi ramai dikunjungi wisatawan dari luar negeri.
TNTP, kata Guntur, sudah menjadi pariwisata yang sangat dikenal dunia, dan sebagai penarik wisatawan untuk datang ke Kalteng. Disini, wisatawan akan disuguhkan dengan berbagai jenis hewan endimik yang merupakan satwa yang menjadi khas Kalteng, dan dilindungi. Disamping satwa, pengunjung juga akan disuguhkan dengan keindahan pemandangan alamnya. Ini merupakan salah satu yang menjadi nilai jual Kalteng dalam pariwisatanya.
“Tanjung Puting akan menjadi sentral kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan, kegiatan Sail Wonderfull Yacht, yang dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat. TNTP yang merupakan penangkaran berbagai jenis primata, khususnya orang utan akan menjadi pariwisata yang fokus untuk dilakukan kunjungan, selama kegiatan berlangsung,” kata Guntur, Jumat (7/2) di Palangka Raya.
Dia katakan, berbagai persiapan sudah dilaksanakan oleh pihak taman nasional, dalam upaya mendukung kegiatan yang sifatnya internasional itu. Ada begitu banyak wisatawan yang datang berkunjung, dan mereka rata-rata berasal dari luar negeri. Pemerintah ingin, pengalaman wisatawan datang ke TNTP memberikan kenangan, sehingga akan terus datang, dan membawa rekan, maupun keluarganya untuk berlibur ke Kalteng.
Taman nasional di Kalteng, ungkap Guntur, memang ada beberapa. Dan semuanya terus dilakukan peningkatan, dan pengembangannya. Sehingga, pariwisata yang ada di Kalteng semakin diminati masyarakat dari luar. Bagaimanapun pembangunan pariwisata disemua lini, tidak saja dilaksanakan oleh pengelola saja, tapi perlu mendapatkan dukungan masyarakat juga. Kehadiran wisatawan mancanegara yang dalam jumlah banyak itu, diharapkan semakin memberikan kesadaran masyarakat untuk bersama memelihara areal pariwisata.
Pemerintah berupaya, lanjut Guntur, memberikan dukungan sebaik mungkin terhadap pengembangan pariwisata di Kalteng. Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah adalah sarana dan prasarana pariwisata. Mulai dari akses menuju areal pariwisata, sampai ketersediaan fasilitas umum bagi wisatawan.ded











