Palangka Raya

Sigit Wido Harap Kasus Bullying Tidak Terjadi Lagi

18
×

Sigit Wido Harap Kasus Bullying Tidak Terjadi Lagi

Sebarkan artikel ini
Sigit Wido Harap Kasus Bullying Tidak Terjadi Lagi

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id– Aksi bullying atau perundungan yang kerap terjadi pada anak-anak remaja usia sekolah, masih sering terjadi di Indonesia, tak terkecuali di Kota Palangka Raya.
Baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan pergaulan anak sehari-hari, lekat dengan tindakan kekerasan fisik maupun mental.
DPRD Kota Palangka Raya menilai, aksi tak terpuji seperti itu diharapkan jangan sampai terjadi di ‘Kota Cantik’.
“Perilaku mengancam, menindas, dan membuat perasaan orang lain tidak nyaman di sebut dengan ‘Bullying’. Kasus bullying sendiri berlangsung dari masa ke masa di dalam dunia pendidikan. Sangat miris dan disayangkan apabila sampai terjadi kasus bullying di sekolah Kota Palangka Raya. Siswa seharusnya menimba ilmu agar mampu menjadi orang yang sukses, bukan malah terlibat aksi bullying,” katanya, Selasa (18/2).
Menurut Sigit, pihak sekolah juga perlu memberikan program kegiatan anti bullying untuk menanamkan pengertian bahwa rasa aman adalah hak dan milik semua orang.
“Kemudian membekali siswa untuk bisa mengambil keputusan dan membantu siswa membentuk lingkaran orang yang bisa mereka percayai,” ujarnya.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini melanjutkan, banyak kegiatan yang bisa dijalankan selama melaksanakan program tersebut, diantaranya melakukan diskusi ringan, membuat gambar, kolase, dan foster mengenai pencegahan bullying, bermain drama atau teater, atau menugaskan siswa untuk menceritakan segala aktivitasnya selama di sekolah.
“Mungkin dari beberapa hal yang sudah saya sampaikan mudah-mudahan dapat memberi masukan kepada pihak sekolah. Diharapkan sekolah menjadi tempat yang aman bagi siswa dan para guru dalam aktivitas belajar mengajar,” harapnya.
Sigit berharap, tidak hanya pihak sekolah saja yang berperan aktif, akan tetapi peran orang tua kemudian masyarakat juga berperan dalam hal ‘Stop Bullying’, karena tidak ada satupun yang mau disakiti perasaan dan badannya.rgb