-
Palangka Raya

Disbudparpora Tunda Event Pariwisata dan Kepemudaan

41
×

Disbudparpora Tunda Event Pariwisata dan Kepemudaan

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Upaya untuk mengurangi dampak penyebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memutuskan untuk menunda sejumlah agenda pariwisata dan kepemudaan yang direncanakan akan digelar di bulan April 2020. Terlebih pemerintah kota dan provinsi pun sudah mengeluarkan surat edaran untuk membatasi segala jenis kegiatan yang mengumpulkan kerumuman masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Palangka Raya, Ikhwanudin menyebutkan sejumlah agenda yang telah ditetapkan dan akhirnya ditunda karena adanya pandemic virus Corona itu, antara lain Festival Palangka, Putra Putri Pariwisata Kota Palangka Raya, dan Pra Persiapan Paskibraka tingkat kota.

“Seluruh agenda yang seyogyanya kita gelar di bulan April ini kita tunda sementara waktu hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kita masih memantau kondisi dan perkembangan, baik ditingkat daerah maupun nasional. Namun untuk persiapan panitia tetap berjalan, hanya waktu pelaksanaan saja yang ditunda,” tuturnya saat ditemui Tabengan, Senin (23/3).

Kemudian ditambahkannya, Kota Palangka Raya juga menutup beberapa objek wisata yang dikelola oleh pihaknya karena virus Corona ini, diantaranya Taman Wisata Kereng Bangkirai dan Sei Gohong. Penutupan tersebut akan berlangsung hingga 4 April mendatang, ataupun menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Karena memang penutupan objek wisata ini harus sinkron dengan instruksi Wali Kota untuk mengurangi aktivitas berkumpul serta terkait meliburkan kegiatan belajar siswa sekolah. Dengan semakin sedikitnya masyarakat berkerumun, maka semakin sedikit juga potensi masyarakat terpapar virus tersebut,” bebernya.

Selanjutnya, pihak Disbudparpora diungkapkannya akan terus mengkaji sejumlah kebijakan demi memaksimalkan arahan dari pemerintah kota dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona tersebut.

“Termasuk penutupan sementara objek keramaian seperti THM akan kita kaji dan usulkan. Bagaimana hasilnya, akan diputuskan oleh Wali Kota. Kita berharap berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah akan efektif mencegah penyebaran virus Corona ini, apalagi kita sudah termasuk zona merah dengan 2 pasien positif terjangkit,” pungkas Ikhwanudin. rgb

-
-
-