SAMPIT/tabengan.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengingatkan semua pemerintah kabupaten (Pemkab) di Kalteng agar jangan lengah mengantisipasi wabah virus Corona (Covid-19) di daerahnya masing-masing.
Gubernur juga meminta masing-masing Pemkab dapat bergerak dengan menyemprotkan disinfektan ke seluruh area publik, termasuk rumah-rumah ibadah.
Orang nomor satu di Kalteng itu juga meminta masyarakat mengurangi segala aktivitas di luar ruangan, lebih baik berada di rumah selama kondisi dan situasi masih seperti ini.
“Saya mengimbau agar masyarakat jangan dulu melakukan aktivitas seperti pengajian ataupun di rumah ibadah seperti masjid atau gereja. Saya minta semua dapat melakukan aktivitas di rumah masing-masing saja,” ujarnya, saat berkunjung ke Sampit, Kabupaten Kotim, Senin (23/3).
Pada kesempatan itu, Gubernur Kalteng juga menyampaikan kondisi kesehatan 2 penderita positif Covid-19 yang berada di Palangka Raya saat ini dalam kondisi stabil.
“Kondisi kesehatannya stabil, kita doakan semoga cepat pulih dan sehat kembali,” tuturnya.
Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Kotim, Senin, bertambah 1 orang dari jumlah sebelumnya menjadi 37 orang. Sebaran ODP di Kotim berada di beberapa kecamatan seperti Bukit Santuai, Cempaga Hulu, Baamang, MB Ketapang dan Antang Kalang.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto meminta masyarakat tenang dan jangan percaya informasi yang belum tentu kebenarannya.
“RSUD dr Murjani belum merawat PDP dan belum pernah mengirimkan sampel pasien melalui virus transfer media untuk test PCR dan genome sequence ke laboratorium yang ditentukan. Jadi posisi Kotim sekarang belum ada yang positif dan tidak sedang menunggu hasil sampel,” terangnya. c-may











