Spirit Kalteng

Siun Jarias Tutup Usia

45
×

Siun Jarias Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
Siun Jarias Tutup Usia
RUMAH DUKA- Jenazah Siun Jarias saat tiba di rumah duka Jalan B Koetin, Kompleks UPR, Kamis (10/12/2020).TABENGAN/DIDIN

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang juga birokrat senior, tokoh akademisi dan tokoh masyarakat di Bumi Tambun Bungai, Siun Jarias tutup usia.

Berpulangnya almarhum karena sakit yang dideritanya sejak bertahun-tahun silam. Siun wafat di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (10/12/2020). Jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka Jalan B Koetin Kompleks Universitas Palangka Raya (UPR).

Menurut istri almarhum Tesalonika Siun Jarias, memang sejak 2017 almarhum mengalami penurunan berat badan dan wajah terlihat tirus.

“Untuk itu kita lakukan check up di Penang, Malaysia dan ternyata di sana dari diagnosis ditemukan semacam tumor di kelenjar lemak. Kalau di hati, usus dan lainnya baik saja,” ujarnya ketika dibincangi Tabengan di rumah duka.

Karena adanya penebalan pada organ tersebut, maka pihaknya memutuskan melakukan kemoterapi. Sejak itu, almarhum berkali-kali melaksanakan kemo dan hasilnya setiap kali diperiksa menunjukkan penurunan dari penyebaran sumber penyakit.

Namun, terakhir ketika dilakukan pemeriksaan lagi, ternyata hasilnya kembali ke awal, penyebarannya meningkat seperti semula. Karena dirasa kurang efektif, akhirnya pengobatan dilakukan di RS Kanker Dharmais di Jakarta.

“Di situ kemoterapi kita hentikan dan coba obat-obatan herbal tradisional dan berbagai macam, namun nyatanya semakin berkembang,” ungkap Tesalonika.

Seiring berjalannya waktu, ia menceritakan kadar hemoglobin (hb) almarhum sempat mengalami penurunan. Maka, berdasarkan saran dari salah seorang dokter, pihak keluarga mencoba membawa almarhum berobat ke Banjarmasin. Karena perlu perawatan yang optimal, almarhum dibawa ke IGD RS Ulin Banjarmasin dan sempat diobati beberapa hari, hingga akhirnya kembali ke Palangka Raya.

“Lalu beberapa waktu kemudian, kita bawa lagi ke RS Ulin untuk kemoterapi dan bapak sempat mual. Setelah diperiksa karena mualnya berwarna hijau, dokter mengatakan ada pendarahan di lambung, maka dilakukan puasa 3 hari serta pengobatan lainnya,” ujarnya.

Hal itu terus dilaksanakan hingga beberapa hari kemarin. Tepat pukul 21.00 WIB, almarhum mengeluhkan sakit yang luar biasa di bagian perut. Maka, dilakukan kembali pengobatan secara maksimal. Namun, Tuhan berkehendak lain. Seiring menurunnya kesadaran tepat pukul 03.57 WIB dini hari, almarhum dinyatakan meninggal dunia.

Ketika ditanya tentang sosok Siun Jarias di mata keluarga, wanita murah senyum itu menyebut almarhum sebagai pribadi yang hebat. Hal itu berlaku bagi keluarga dan orang-orang di sekitarnya yang menilai almarhum merupakan sosok yang sabar dan mengayomi.

”Luar biasa penyayang keluarga, ramah, suka mengalah, bahkan seorang pendengar bagi orang di sekitarnya,” ujarnya.

Siun Jarias memiliki tiga orang anak, pernah berkecimpung di bidang birokrasi di Kabupaten Seruyan, hingga menjadi Sekda Provinsi Kalteng di masa pemerintahan Teras Narang-Achmad Diran beberapa tahun silam. Sebelum tutup usia, ia sempat berprofesi sebagai dosen di Fakultas Hukum UPR. drn

 

Biodata

Nama             : Dr Siun Jarias SH MH

Alamat            : Jalan B Koetin, Kompleks UPR Palangka Raya

TTL                 : Tumbang Bahan 14 Juni 1959