-
PEMKAB KOTIM

Bupati Minta Dokumen Guru Ngaji Segera Dilengkapi

29
×

Bupati Minta Dokumen Guru Ngaji Segera Dilengkapi

Sebarkan artikel ini
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta kepada seluruh Camat se Kabupaten Kotim untuk dapat segera melakukan pendataan terhadap keberadaan guru ngaji yang ada di wilayahnya.

Hal itu menurutnya berkaitan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim yang telah meanggarkan untuk pemberian insentif guru ngaji.

“Untuk itu saya minta kepada para Canat untuk sesegera mungkin melaksanakan koordinasi di tingkat Kecamatan dengan semua Kelurahan dan Desa pada lingkup wilayahnya masing-masing tentang data-data guru ngaji yang diusulkan sesuai Peraturan Bupati Kotim Nomor 12 tahun 2022 tentang petunjuk teknis pemberian bantuan keuangan kepada guru ngaji di Kotim,” ujarnya Jumat (26/8/2022).

Menurutnya beberapa dokumen yang harus dilengkapi diantaranya surat permohonan bantuan insentif yang ditujukan kepada Bupati Kotim up Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kotim. Kemudian surat pengantar dari Kepala Desa atau Lurah, hingga surat pernyataan sebagai guru ngaji dari masing-masing calon penerima insentif dengan materai.

“Data yang tersebut diterima selambat-lambatnya pada tanggal 31 Agustus 2022 dan apabila pada waktu yang telah ditentukan belum menyampaikan dokumen tersebut maka akan dianggap mengundurkan diri,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mulai tahun ini sudah memberikan bantuan kepada para guru yang mengajarkan membaca Alquran atau guru ngaji yang ada di wilayah ini.

Halikinnor mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji setiap bulannya.

“Guru ngaji yang kita berikan insentif merupakan guru ngaji yang ada di kampung-kampung yang statusnya bukan dari PNS,”ujarnya.

Menurutnya bantuan insentif kepada para guru ngaji belum pernah dianggarkan.  Untuk itu di masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Kotim Irawati dirinya mulai menganggarkan pemberian bantuan insentif kepada para guru ngaji.Meski tidak bisa dicover semua, namun menurutnya pihaknya sudah mencoba memulai untuk memperhatikan kondisi kesejahteraan para guru ngaji.

“Bantuan ini tidak bisa sekaligus semua diberikan karena jumlahnya cukup banyak dan juga menyebar. Namun saya telah mengupayakan meminta kepada Kabag Kesra untuk mencarikan solusi bagaimana dengan kondisi keuangan terbatas namun kita tetap bisa melaksanakan ini,” terangnya

Tak hanya insentif untuk guru ngaji, menurutnya mulai tahun ini juga Pemkab Kotim sudah memberikan bantuan kepada pengurus fardu kifayah.Bantuan yang  diberikan pada fardu kifayah diantaranya mesin alkon, alat wireles untuk mempermudah aktivitas para anggota fardu kifayah jika mengurusi pemakaman warga.

“Saya kasihan melihat penggali kubur kadang mereka harus bekerja keras jika kondisi tanah kubur sedang banjir untuk itu saya pikir barang-barang ini penting bagi mereka,” ujarnya.

Dilanjutkan Halikinnor, bantuan ini tidak hanya dibagikan pada umat islam saja namun juga untuk semua agama lain yang nantinya akan diserahkan kepada forum kerukunan agama. Sehingga nantinya semua pengurus akan mendapatkan bantuan ini untuk mempermudah aktivitas para pengurus pemakaman dalam beraktivitas.(C-May)

-
-
-