“Istilah pada umumnya itu setirnya kocak, yang mengakibatkan sopir hilang kendali kemudian berjalan zig zag dan terbalik,” kata Aipda Hengky Setiawan. Mobil pikap itu membawa rombongan pegiat seni budaya jaranan asal Desa Sumber Agung atau SP 5 Sungai Rangit, Kecamatan Pangkalan Lada.
Rombongan itu akan melakukan aktrasi di kegiatan Pawai Nasi Adab rangkaian HUT Kobar ke-63 di Pangkalan Bun. Pikap tersebut ditumpangi 9 orang, dengan pengemudi insial KT dan dua penumpang duduk di depan, serta enam penumpang lainnya berada di belakang. Kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah korban harus menjalani perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Dengan rincian, 7 orang rawat jalan dan 2 orang rawat inap,” ujar Hengky Setiawan. c-uli











