
BANJIR- Pj Bupati Kobar Anang Dirjo saat meninjau lokasi pengungsian di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan.
*25.325 jiwa dari 7.338 KK Terdampak Banjir
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Banjir yang menerjang Kabupaten Kotawaringin Barat makin parah. Debit air terus meningkat. Kini masyarakat yang terdampak banjir mulai mengisi tempat-tempat pengungsian. Tercatat ada 7.533 Jiwa dari 2.568 Kepala Keluarga (KK) hidup di pengungsian.
Penjabat Bupati Kobar Anang Dirjo mengatakan, banjir di wilayah Kobar terjadi sejak 5 September 2022 sampai sekarang. Banjir menerjang 5 kecamatan se-Kobar. Ada 31 desa terdampak, dengan total masyarakat yang terdampak banjir 25.325 jiwa dari 7.338 KK.
“Banjir makin parah dan ketinggian air mencapai 1 sampai 2 meter. Kondisi seperti ini sangat membahayakan masyarakat. Saya sudah instruksikan agar dapur umum ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pengungsian,” kata Anang Dirjo kepada Tabengan, Senin (24/10).
Menurut Anang, pemerintah daerah telah memprediksikan perihal penambahan jumlah pengungsi, untuk itu telah disiapkan juga kantor- kantor dinas yang memiliki aula, agar dipersiapkan jika terjadi lonjakan pengungsi.
“Untuk jumlah pengungsi saat ini ada 7.533 jiwa dari 2.568 KK, ada 12 dapur umum yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar maupun Dinas Sosial. Selain menempati lokasi pengungsian yang telah disiapkan, masyarakat terdampak banjir pun banyak yang mengungsi ke rumah kerabatnya,”ujar Anang.
Pemkab Kobar juga telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk melayani keluhan masyarakat akibat banjir. Sebab saat ini masyarakat yang terdampak banjir mulai terserang penyakit akibat banjir seperti diare dan gatal gatal.
“Saya minta Dinas Kesehatan proaktif, khususnya Puskesmas, agar memantau perkembangan kesehatan masyarakat kita yang saat ini terdampak banjir,” tegasnya.
Ditambahkan Anang, pemerintah daerah mulai menyuplai kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak banjir, sembako maupun air bersih. Pemerintah daerah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak perusahaan maupun perbankan yang telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir melalui BPBD Kobar. c-uli











